by

Joko Sutopo Balon Bupati Wonogiri PDI Perjuangan Bakal Mengundurkan Diri dari Pilkada 2020

-Politik, Update-dibaca 2.33Rb kali | Dibagikan 30 Kali

Joko Sutopo, Bakal Calon (Balon) Bupati Wonogiri yang akan diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) memutuskan akan mengundurkan diri sebagai calon bupati seandainya Pilkada serentak tetap digelar pada tahun ini.

Dia yang saat ini masih menjabat Bupati Wonogiri ini sudah mendapat rekomendasi berpasangan dengan Sriyono sebagai Calon Wakil Bupati, Sriyono sendiri merupakan anggota DPRD Wonogiri.

“Keputusan untuk mundur dari Pilkada Wonogiri 2020 lantaran memilih fokus dalam menangani pandemi virus corona (Covid-19). Dalam pekan ini saya akan ke DPP PDIP untuk menyerahkan surat pengunduran sekaligus berkonsultasi. Saya harus berkonsultasi ke DPP PDIP di Jakarta. Apapun nanti hasil keputusannya, saya siap melaksanakannya,” katanya kepada mesia siber lintas24.com, Selasa (7 Juli 2020)

Menurutnya, sikap itu sebagai penegasan tetap konsisten mengundurkan diri sebagai calon bupati jika Pilkada resmi digelar tahun ini.Jika permohonannya nanti dikabulkan DPP PDIP.

“Saya akan sepenuhnya menerimanya. Siapapun tokoh yang ditunjuk menggantikannya sebagai calon bupati Wonogiri melalui PDIP, DPC PDIP Wonogiri, dan seluruh perangkat partai siap memenangkannya,”  tegasnya.

Namun lanjutnya, jika DPP PDIP tidak mengabulkan pengunduran dirinya dan tetap mengusungnya sebagai calon bupati, sebagai Ketua DPC PDIP dirinya akan patuh pada DPP PDIP. Menurutnya hal tersebut bukan menunjukkan inkonsistensi.

“Soal konsisten dan tidak konsisten parameternya harus terukur. Contoh tidak konsisten itu, misalnya anggota DPR yang sudah mengambil sumpah jabatan, setelah itu mundur untuk meraih jabatan lain tertentu,” lanjutnya.

 

 

 

 

Comment

Berita Lainnya