by

Jembatan Tungtung Gunung Sirandu Sementara Diganti Jembatan Bailey

-Peristiwa, Update-dibaca 2.84Rb kali | Dibagikan 11 Kali

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengunjungi lokasi ambrolnya Jembatan Sungai Tungtung Gunung Desa Sirandu Kecamatan Karangjambu. Bupati memberikan pengarahan penanganan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purbalingga membuat  jembatan darurat.

“BPBD dan DPUPR sudah mulai penanganan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). Jadi selama pembuatan jembatan darurat ini sementara akses ditutup terlebih dahulu,” katanya, Senin (30 Desember 2020).

Jembatan darurat berupa jembatan knockdown/bailey yakni plat baja sepanjang kurang lebih 12 meter. Diperkirakan jembatan ini baru mampu untuk dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat ringan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga Drs M Umar Faozi  MKes menjelaskan penanganan sifatnya kedaruratan ini terlebih dahulu perlu pemasangan abutment atau pilar penopang yang kuat. “Pertama, karena bentangannya panjang dan debit airnya deras/besar. Sehingga perlu ada aspek safety/keselamatan melalui pemberian abutment terlebih dahulu,” imbuhnya.

Akibat akses melalui jembatan ditutup sementara, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur lain. Masyarakat di wilayah Desa Sirandu dan sekitarnya bisa memutar lewat jalan raya Desa Gondang – Desa Purbasari. Selain itu, bisa melalui jalan raya menuju Desa Sanguwatang

 

 

Baca Juga:  Wakil Presiden Ma'ruf Amin Mengajak Masyarakat Lebih Peduli dengan Tetangga  

Comment

Berita Lainnya