by

Jelang Pilkada 2020, Paslon Wajib Miliki Suket Bebas Covid-19

-Politik, Update-dibaca 5.85Rb kali | Dibagikan 11 Kali

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 hanya tinggal menghitung bulan. Adanya pandemi membuat Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang akan berkontestasi pada 9 Desember 2020 mendatang, wajib memiliki surat keterangan (Suket) bebas Covid-19.

Ketua KPU Purbalingga, Eko Setiawan, mengatakan bahwa sesuai dengan peraturan terbaru, Bapaslon (Bakal Pasangan Calon) diwajibkan  menyertakan Suket bebas Covid-19 yang dikeluarkan oleh rumah sakit rujukan. Surat keterangan tersebut untuk memastikan keselamatan yang bersangkutan serta orang-orang di sekelilingnya selama masa Pilkada.

“Wajib melampirkan Suket bebas Covid-19 untuk memastikan keselamatan Bapaslon dan orang yang berhubungan dengan yang bersangkutan. Ada tiga Rumah Sakit (RS) rujukan untuk Jawa Tengah, yaitu RS Karyadi Semarang, RS Muwardi  Solo dan RS Suradi Tirtanegara Klaten,” ungkapnya kepada siber lintas24.com, Selasa (01 Oktober 2020).

Ia juga menambahkan, untuk Purbalingga sendiri, rumah sakit yang telah ditunjuk adalah Suradi Tirtanegara yang berada di Klaten. Hal ini menjadi pembeda dengan gelaran Pilkada sebelumnya yang dilakukan  di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) masing-masing. Pandemi Covid-19 membuat protokol kesehatan diperketat untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Untuk pemeriksaan kesehatan nanti kita melakukan di Klaten. Pilkada serentak 2017 dan 2018 juga sudah berlaku seperti itu,” tuturnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, R. Imam Wahyudi, juga menekankan protokol kesehatan wajib menjadi perhatikan dalam setiap tahapan Pilkada. Ia menyarankan agar tidak terjadi lagi cluster baru penularan Covid-19 dikarenakan penyelenggaraan Pilkada.

“Harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan agar tidak ada cluster baru misalnya cluster Pilkada,” pungkasnya.

Comment

Berita Lainnya