Jelang Pemberlakuan, Satlantas Mulai Sosialisasi Jalur Dua Arah Jalan Jensud Barat

By: On: Dibaca: 8,456x
Jelang Pemberlakuan, Satlantas Mulai Sosialisasi Jalur Dua Arah Jalan Jensud Barat

 

Jelang pemberlakuan arus dua arah untuk Jalan Jenderal Soedirman Barat Purbalingga, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purbalingga mulai mensosialisasikan kepada sejumlah pihak. Kamis (22 Februari 2018) , Satlantas melakukan sosialisasi kepada para juru parkir, satpam dan awak angkutan umum.

Kasatlantas Polres Purbalingga, AKP Sukarwan SH MM didampingi Kepala Unit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) IPDA Wagimin menuturkan sosialisasi ini menyangkut pemberlakuan arus dua arah untuk Jl Jenderal Soedirman Barat yang rencanannya mulai diefektifkan pada 1 April mendatang.

“Kami beritahukan kepada mereka (Juru parkir, angkutan umum dan satpam,red) bahwa saat efektif pemberlakuan nanti, agar tetap menjaga kondusivitas jangan sampai membuat macet. Sebab, arus kendaaran akan ramai baik dari arah timur atau alun-alun maupun dari arah sebaliknya,” katanya saat ditemui lintas24.com.

Sementara itu, pihaknya akan menindak tegas jika saat pemberlakuan tersebut kepada pengendara yang melawan arus. Saat ini pihaknya bersama Organisasi Pemerintah daerah (OPD) terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan untuk melengkapi sarana dan prasarana yang diperlukan.

“Yang jelas, dengan arus dua arah ini akan terdapat dua titik yang rawan crowded jika rambu lalu-lintas tidak lengkap. Diantaranya di simpang tiga Gang Mayong (Jl. Wirasaba) dan simpang tiga Kompo. Kami harap Pemkab memasang traffic light baru khususnya untuk arus dari timur yang ingin belok ke kanan (utara),” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Purbalingga, R Imam Wahyudi SH MSi menjelaskan saat ini tengah dilakukan pemberian marka. Diantaranya marka marka parkir, median jalan, zebra cross dan stopline dekat traffic light. Selain itu akan dipasang juga rambu peringatan di ujung dan pertigaan Jalan Jenderal Soedirman Barat.

“Sudah dipasang traffic light. Sedangkan di pertigaan Gang Mayong atau Jalan Wirasaba akan dipasang warning light,” imbuhnya.

Saat ini, persiapan regulasi berupa Peraturan Bupati sedang diproses di Bagian Hukum Sekretaris Daerah (Setda). Imam mengatakan, sudah menyerahkan kajian lalu lintas dan berkas-berkas terkait Perbup.

Jika tidak ada halangan, rencananya akan dilakukan uji coba arus lalu lintas dua arah pada bulan Maret mendatang. Imam berharap dengan pemberlakuan dua arah, kegiatan ekonomi di sepanjang jalur akan meningkat. Sebab, arus kendaaran akan ramai baik dari utara jalan maupun selatan jalan. (Ganda Kurniawan)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!