by

Jawa Tengah Siaga Satu. Ini Kata Gubernur Ganjar Pranowo

-Daerah, Update-dibaca 2.18Rb kali | Dibagikan 6 Kali

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta seluruh Kepala Daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia termasuk Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), , serta masyarakat untuk siaga satu.

“Banjir yang terjadi hari ini, khususnya Kota semarang memang ekstrem, curah hujan tinggi sekali. Maka saya minta BBWS siaga, BPBD siaga, masyarakat disiapkan dan tempat pengungsian termasuk logistik semua dipastikan aman,” kata Ganjar

Ganjar mengaku sudah berkomunikasi dengan sejumlah pihak, termasuk BMKG pusat, BBWS, PSDA dan daerah terdampak banjir untuk semuanya stanby. Beberapa daerah seperti Kota Semarang, diminta memastikan semua pompa berjalan.

“Tapi itu saja kurang, saya minta di area yang parah seperti Genuk dan Kaligawe Semarang pompanya sekarang harus ditambah. Kalau tidak punya, bisa pinjam ke BBWS atau daerah lain,” tegasnya.

Terkait transportasi publik, dia mengatakan bandara Internasional Ahmad Yani terdampak. Meski sudah mengoptimalkan 43 pompa yang ada, namun tidak bisa menyerap genangan dengan cepat karena tempat pembuangan air juga tinggi.

“Maka kondisi ini betul-betul membutuhkan tindakan ekstra, meskipun sampai pukul 15.00 WIB saya dilapori bahwa genangan di runway sudah surut, namun di taxy way belum. Maka diputuskan arus penerbangan dipindahkan ke Solo,” jelasnya.

Termasuk perjalanan kereta api yang juga terhambat, ia mengatakan pihak PT KAI sudah berkoordinasi untuk mengelola dan memindahkan jalur-jalur yang lebih aman.

“Kami koordinasi terus menerus, dan saya terus memantau perkembangannya,” jelasnya.

Gubernur mengingatkan semua kepala daerah untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi. Sebab menurut prakiraan BMKG, cuaca ekstrem akan terjadi sampai seminggu.

“Kita harus siaga terus menerus, karena BMKG mengingatkan setidaknya kurang lebih seminggu ini kita harus siaga terus menerus karena cuaca ekstrem,” tegasnya.

Baca Juga:  Loyalis Bamsoet Gerudug Kantor DPP Golkar

Pihaknya juga meminta semua daerah mengutamakan keselamatan masyarakat. Untuk mereka yang tinggal di daerah rawan, harus segera diungsikan. Sampai saat ini Ganjar menyebut pengungsian sudah ada di Pekalongan dan Kudus. Ia juga mengatakan beberapa bagian di Kota Semarang juga sudah ditangani.

“Kondisi pengungsian saya minta dibuat di tempat yang lebih lega. Karena ini lagi Covid-19, maka ini harus disiapkan agar semuanya aman. Saya minta semua siaga satu,” pungkasnya.

 

 

Comment

Berita Lainnya