by

Jangan Main-main, Nekat Pulang Kampung Ke Purbalingga Pasti Dikarantina

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi  meminta warga Purbalingga yang baru datang dari luar kota atau para pemudik untuk disiplin menjalankan karantina mandiri di rumah selama 14 hari. Pemerintah sudah menyiapkan rumah karantina baik di tingkat desa maupun kabupaten agar pemantauan bisa lebih ketat.

“Kepada para pemudik saya mohon dengan hormat, untuk bisa disiplin melakukan karantina di rumah. Apabila panjenengan tidak disiplin, kami menyediakan tempat-tempat karantina baik berbasis desa maupun berbasis kabupaten untuk menampung para pemudik agar pemantauan bisa lebih ketat,” tuturnya kepada cyber media lintas24.com disela kegiatan meninjau kesiapan gedung karantina massal, Rabu (29 April 2020).

Ia merinci, Pemkab Purbalingga akan menyiapkan empat  lokasi masing-masing GOR Mahesa Jenar, Gedung Korpri  di Kecamatan Kalimanah, Balai Benih Ikan di Kecamatan Kutasari dan Bumi Perkemahan (Buper) Munjulluhur di Desa Karangbanjar Kecamatan Bojongsari. Keempat gedung tersebut dipilih untuk disulap menjadi rumah karantina bagi warga yang nekat mudik.

“Pemerintah Kabupaten akan menyediakan ruang atau rumah karantina tingkat kabupaten yakni Gedung Korpri. Gedung ini  akan kita sulap menjadi rumah karantina, kita sediakan bed-bed (tempat tidur-red) untuk para pemudik yang datang, nanti kita sekat antara perempuan dan laki-laki. Termasuk sarana prasarana seperti kamar mandi, televisi nanti akan kita siapkan,” jelas Tiwi.

Ia menambahkan, pembuatan rumah karantina merupakan langkah yang harus dilakukan pemerintah mengantisipasi adanya pemudik dan lonjakan kasus positif Covid-19

“Dimana sampai hari ini di Purbalingga terdapat 30 pasien positif Covid-19,” tuturnya.

 

 

Comment

Feed Berita