by

Jadi Biang Kerok Banjir. Sungai Ranu Cilapar Bakal Dikeruk

-Peristiwa, Update-dibaca 3.73Rb kali | Dibagikan 13 Kali

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi memutuskan akan melakukan normalisasi terhadap Sungai Ranu di Desa Cilapar dan Penolih di Kecamatan Kaligondang. Hal ini bertujuan agar saat hujan mampu menampung debit air yang tinggi setelah pengangkatan sedimen.

“Penanganan setelah surut akan dilakukan oleh DPUPR sambil kita bantu alat berat untuk normalisasi sungai. Namun untuk penanganan cepat sementara akan dipasang sand bag dulu untuk menahan air meluap,” katanya saat mengunjungi langsung lokasi banjir Rabu siang (13 Januari 2021)

Kepala Desa Cilapar, Somlikhun mengatakan selain berdampak ke rumah warga, banjir juga berdampak ke 50 hektare lahan pertanian, dan kerusakan jalan desa hingga sepanjang 80 meter. Hingga saat ini banjir tidak memakan korban jiwa maupun kerusakan rumah.

“Warga masih bertahan di rumah masing-masing. Ketika mereka ingin mengungsi, sudah kami sediakan kantor balai desa dan gedung khusus pengungsian yang sudah kami siapkan di RW 003,” katanya.

Kepala Desa Penolih, Sosro Purnomo mengatakan warga yang terdampak banjir sebagian masih bertahan dan sebagian mengungsi di rumah saudaranya. Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan paket sembako yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat kami yang terdampak banjir,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Purbalingga menyalurkan bantuan kepada warga yang masih terdampak genangan banjir . Bantuan yang diberikan yakni paket sembako untuk 80 kepala keluarga yang terdampak genangan banjir di Dusun I dan II Desa Cilapar. Selain itu juga untuk 83 kepala keluarga di Dusun II, III dan IV Desa Penolih.

“Semoga bantuan ini meringankan beban masyarakat yang terdampak, mengingat banjir tersebut menghambat kegiatan ekonomi masyarakat,” katanya

Baca Juga:  Musaanah, Tidur di Atas Makam Putrinya yang Jadi Korban Tabrak Lari

Seperti yang diketahui banjir yang terjadi di dua desa tersebut disebabkan oleh luapan Sungai Ranu. Puncak luapan banjir terjadi pada pukul 23:00 malam, bahkan di Desa Penolih banjir hingga ketinggian pinggang orang dewasa. Meski demikian genangan kembali surut seiring berjalannya waktu.

 

 

Comment

Berita Lainnya