by

Isu “Pocong Gentayangan”  Gegerkan Warga Purbalingga

Isu teror “pocong” yang gentayangan dan melakukan pelemparan batu ke rumah warga merebak di sejumlah desa di Kabupaten Purbalingga. Pocong merupakan sosok putih misterius yang tiba-tiba melompat keluar entah dari mana. Biasanya, wajah pocong putih dan seram. Isu teror itu terjadi setiap malam dan sudah berlangsung selama empat hari.

“Saat ini yang lagi heboh pocong. Istilah itu dari desa ke desa. Tapi belum ada yang bisa membuktikan. Ini teror pocong dan lempari rumah dengan batu di wilayahnya. Namun saat dilacak pelaku teror hilang, tidak ketemu,” tutur Kepala Desa (Kades) Candinata Kecamatan Kutasari, Sukardi, kepada cyber media lintas24.com, Sabtu (30 Mei 2020)

Untuk membuktikan isu teror itu lanjut Sukardi, warga di desanya melakukan penjagaan di setiap sudut desa. Penjagaan dilakukan setiap malam.

“Ada yang menjaga di kebun,  pinggir jalan. Hal ini terjadi setiap malam, ” tuturnya.

Sementara Kapolsek Kutasari, AKP Agus Amjat mengaku telah memintai keterangan ke sejumlah warga yang melihat langsung adanya teror itu.

“Saat ditanya hanya mengetahui dari media sosial. Foto-foto yang beredar di media sosial hanya editan. Secara ilmiah belum bisa dibuktikan itu merupakan teror pocong, bisa jadi pelaku kejahatan,”jelasnya.

Diungkapkan, teror pocong berbeda halnya dengan teror lempar kerikil. Informasi  dari masyarakat,  pelaku melemparkan batu ke atap rumah.

“Saat ditelusuri, orang yang mengetahui hal tersebut dalam kondisi bangun tidur mau sahur mendengar itu,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, adanya kejadian tersebut  patroli terus dilakukan.  Selain itu masing-masing kepala desa juga menugaskan dua perangkat  dan masyarakat desa untuk mengadakan jadwal siskamling.

“Kita sudah sampaikan ke masyarakat bahwa kejadian tersebut hanyalah isu yang belum dibuktikan secara ilmiah. Kami bersama Koramil, Pemdes dan kecamatan telah berupaya mencari bukti tapi belum nyata, ” jelasnya.

 

 

Comment

Feed Berita