IPTU Dhayita Ingin Jadi Jenderal

By: On: Dibaca: dibaca 125.94Rbx
IPTU Dhayita Ingin Jadi Jenderal

Kapolsek Muda Dhayita Kagumi Ketegasan Mantan Kapolri

920edd2b-30e2-4147-a2d2-892708cbb31b_169

Di usianya yang masih muda, Kapolsek Candisari Semarang, Iptu Dhayita Daneswari (23) punya cita-cita menjadi Jenderal. Ia pun memiliki panutan tokoh di kepolisian yaitu mantan Kapolri, Jenderal Suroyo Bimantoro.

Dhayita mengatakan, dirinya memiliki cita-cita menjadi Jenderal dan bisa menjadi pemimpin yang melaksanakan tugas dengan baik. Menurutnya saat ini tidak banyak Polwan yang berpangkat Jenderal.

“Target ingin jadi pemimpin yang baik, bisa jadi Jenderal. Itu impian saya. Sekarang ini hanya beberapa Polwan yang jadi Jendral, jadi menunjukkan kalau Polwan tidak selalu berada di bawah,” kata Dhayita di kantornya, Jalan dr Wahidin Semarang, Rabu (14/10/2015).

Dhayita berkata, dia ingin menjadi pemimpin seperti tokoh panutannya Jenderal Suroyo Bimantoro. Menurut Dhayita, Suroyo Bimantoro sangat tegas ketika menjabat sebagai Kapolri, terlepas dari konflik ketika masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid hingga Megawati.

“Tokoh yang jadi panutan itu mantan Kapolri Jenderal Suroyo Bimantoro. Terutama soal ketegasan beliau saat mengambil keputusan,” terangnya.

Untuk meraih impiannya itu Dhayita sudah menunjukkan dengan usaha, ia lulus 30 besar dari 400 orang di Akpol angkatan 44 wiratama bhayangkara (WB) tahun 2012. kemudian ia meneruskan pendidikan ke Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian – Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) di Jakarta selama setahun.

“Saya juga pernah sekolah Lantas di Serpong Tangerang 1 bulan, sekolah Reskrim di Mega Mendung, Cisarua, sekolah bahasa di Cipinang, Jakarta Timur 3 bulan,” ujarnya.

Dengan ilmu yang sudah diperolehnya, Dhayita bahkan mendapatkan tugas ketika kepala Kepolisian negara ASEAN berkumpul di Jakarta dalam acara Aseanapol bulan Agustus 2015 lalu. Saat itu ia dipercaya mendampingi istri kepala kepolisian dari negara Kamboja.

“Agustus kemarin di Asenapol pernah jadi ajudan ibu kepala kepolisian Kamboja,” ujarnya.

Sejak September lalu, Dhayita dipercaya menjadi Kapolsek Candisari. Ia mengatakan teman Polwan seangkatannya di Akpol banyak yang bertugas di luar pulau Jawa. Banyak juga yang menjabat di posisi penting.

“Satu angkatan itu Polwannya 47 orang. Ada yang jadi Kapolsek di luar Jawa. Ada juga yang jadi Kanit Regiden, Kanit Reskrim, Binmas, Intel, Lantas, Sabhara,” ucapnya.

Dengan usianya yang baru 23 tahun, bisa dikatakan Dhayita merupakan Polwan termuda pertama yang menjabat sebagai Kapolsek. Ia pun merasa bangga dengan posisinya tersebut, ia pun berjanji akan bekerja giat untuk meraih impiannya.

“Ya mungkin saya Polwan pertama yang menjabat Kapolsek di usia sekarang,” katanya.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!