by

Institut Agama Islam Negeri Purwokerto Luncurkan Program Layanan Konsultasi Psikologi Secara Daring

-Pendidikan, Update-dibaca 16.17Rb kali | Dibagikan 96 Kali

Pusat Pelayanan Psikologi dan Pengembangan Karier (P4K) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto bekerjasama dengan Komunitas Mitra Remaja meluncurkan sebuah program baru, yakni membuka layanan psikologi secara daring atau online.

Program yang diberi tajuk “Teman Sehati” ini dapat diakses secara gratis dan mudah oleh seluruh mahasiswa IAIN Purwokerto mulai Senin hingga Jumat pukul 09.00-12.00 WIB melalui aplikasi WhatsApp.

Berdasar laporan yang disampaikan oleh ketua P4K, Dr Heni Kurniawati, per Juli 2020, rata-rata klien program tersebut 20% berasal dari Fakultas Syariah, 20% dari Fakultas Dakwah, 40% dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, dan 20% dari luar IAIN Purwokerto.

“Para klien berasal dari beberapa tempat di Purwokerto seperti Karangpucung, Kedungbanteng, Cilongok, dan Bantarsari (Cilacap). Ada salah satu klien yang berasal dari Padang,” ungkap Konselor Program yang juga seorang psikolog, Eka Widiasari kepada media siber lintas24.com, Rabu (5 Agustus 2020).

Selain bertujuan untuk memberikan layanan terbaik bagi mahasiswa IAIN Purwokerto dan masyarakat mengenai problem psikologis, program ini juga ditujukan sebagai sarana laboratorium bagi mahasiswa, khususnya jurusan Bimbingan Konseling Islam (BKI), agar dapat meningkatkan kemampuan dalam memberikan layanan konsultasi sehingga siap menjalani perannya kepada masyarakat.

Layanan konsultasi daring “Teman Sehati” ini memiliki tagline “Melayani dengan Sepenuh Hati”. Skema yang dipakai adalah hierarki piramida, yaitu memberdayakan semua kalangan secara berjenjang, mulai dari mahaiswa semester baru sebagai relawan call center, mahasiswa semester akhir sebagai peer konselor, hingga tenaga ahli seperti alumni dan dosen sebagai konselor dan psikolog.

Para relawan juga telah dibekali beberapa hal, seperti konsep peer counselor, tele pfa (psychological first aid), etika telepon, hingga teknik stabilisasi emosi sederhana. Program ini diharapkan dapat memberi dampak positif bagi masyarakat untuk semakin peduli pada permasalahan di lingkungan sekitarnya.

Baca Juga:  Dua ASN Purbalingga dan Satu Karyawan SPBU Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 870 Juta di Dinas Lingkungan Hidup

 

Editor: Rizky Riawan Nursatria. (mg)

Comment

Berita Lainnya