by

Ini Terobosan Inovatif Brigadir Fajar Agus Setiawan Bhabinkamtibmas Polsek Bobotsari Kembangkan Desa Dagan

-Inspirasi, Update-dibaca 2.77Rb kali | Dibagikan 218 Kali

Potensi sumber daya alam serta kemajemukan masyarakat yang mayoritas bermata pencaharian petani dan pekebun menjadikan Desa Dagan yang berjarak 4,5 km dari pusat Kecamatan Bobotsari semakin dinamis.

Baca Juga: Brigadir Fajar Agus Setiawan, Bhabinkamtibmas Polsek Bobotsari Tumbuhkan Rasa Cinta Alam Kepada Anak-anak

Baca Juga: Brigadir Fajar Agus Setiawan – Mencintai Alam Itu Mudah

Berlatar belakang Gunung Slamet di sisi barat daya dan perbukitan Gunung Kelir hingga bukit Gunung Plana yang membentang dari utara menambah kecantikan Desa Dagan yang merupakan salah satu desa dengan luas wilayah terbesar di Kecamatan Bobotsari. Dengan jumlah penduduk 3930 jiwa, 10 RW dan 31 RT menjadikan Desa ini terpadat ke tiga di Kecamatan Bobotsari.

Baca Juga: Bhabinkamtibmas Polsek Bukateja Cek Kesehatan Keluarga yang Karantina Mandiri

Baca Juga: Polsek Bukateja Pantau Kegiatan Rapit Tes Awal di Desa Kembangan

Dari desa ini, Sungai Klawing satu sungai terbesar di wilayah Kabupaten Purbalingga mendapatkan pasokan air dari Tuk (mata air) Mudal. Masyarakat juga memanfaatkan air dari Tuk Mudal sebagai sumber air utama yang menunjang kebutuhan hidup masyarakat Dagan.

Diantara banyak kekayaan alam dan budaya yang dimiliki, masih terdapat kekurangan yang harus dibenahi. Masyarakat masih mempunyai kebiasaan buruk dengan membuang sampah di aliran sungai.

Baca Juga: Kapolres Purbalingga AKBP Muchammad Syafi Maula Canangkan Gerakan Transportasi Sehat Merakyat

Baca Juga: Kapolres Purbalingga AKBP Muchammad Syafi Maulla Luncurkan Si Braling

Perlu sedikit perubahan, dengan memberi masukan, pemahaman, dan edukasi yang humanis baik kepada perorangan maupun melalui komunitas masyarakat, diharapkan mendapat hasil yang positif.

Tema partisipasi masyarakat ini diangkat oleh Brigadir Fajar Agus Setiawan, Bhayangkara Pembina Kamtibmas (Bhabinkamtibmas) Desa Dagan Polsek Bobotsari dalam Lomba Bhabinkamtibmas Piala Kapolda Jawa Tengah Tahun 2020 mewakili Polres Purbalingga.

Baca Juga: Kapolres Purbalingga AKBP Muchammad Syafi Maulla Pimpin Penyemprotan Disinfektan Serentak Cegah Penyebaran Covid-19

Baca Juga:

“Ini sesuai tugas pokok Bhabinkamtibmas untuk melakukan pembinaan masyarakat, deteksi dini agar tercipta kondisi yang kondusif di wilayah binaannya. Selain itu mendorong menumbuhkan kesadaran masyarakat agar mau dan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki Desa Dagan. Serta memberikan bimbingan dan petunjuk kepada masyarakat atau komunitas berkaitan dengan permasalahan Kamtibmas dan Pelayanan Polri,” ungkap lulusan Sekolah Polisi Negara (SPN) Purwokerto gelombang II tahun 2007.

Langkah pertama yang dilakukan pria kelahiran Purbalingga, 30 Agustus 1989 ini adalah memetakan permasalahan. Melalui komunitas kepemudaan, Brigadir Fajar menggandeng  Karang Taruna untuk mulai melaksanakan program “Reresik Kali”. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai Organisasi Pecinta Alam di Purbalingga, Pramuka, PMI, dan masyarakat kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

Baca Juga: SIM Habis pada 17 Maret-29 Mei 2020. Polisi Tak Bakal Menilang

Baca Juga: Polisi Tiadakan Aturan Ganjil Genap di DKI Jakarta Hingga Pekan Depan

Kegiatan ini mendorong peran pemuda dengan memberi edukasi dengan cara membuat papan imbauan yang di pasang pada titik-titik yang sering menjadi tempat pembuangan sampah di sepanjang Sungai Klawing dan lingkungan pemukiman.

“Ini satu edukasi awal untuk memberi solusi untuk mengurangi permasalahan sampah, terutama sampah plastik di lingkungan Desa Dagan,” ungkap suami Rustana Handayani, S.Pd

Edukasi juga diberikan kepada para siswa SD Negeri Dagan dengan memberi materi pembuatan Ecobrick. Pemanfaatan Ecobrick sendiri dijadikan pagar di apotek hidup yang ada di lingkungan SD Negeri Dagan.

Hal ini berdampak positif sehingga anak-anak mulai aktif memilah sampah, membuang pada tempat sampah, dan pengumpulan sampah plastik untuk kembali dibuat Ecobrick selanjutnya dan diharapkan kedepannya menjadi warga yang peduli dengan kebersihan lingkungan.

Baca Juga: Pengendara Motor Tak Bermasker di Banyumas Bakal Ditilang Polisi

Baca Juga: Tak Terima Ditegur Tidak Pakai Masker. Anggota Satlantas Polrestabes Bandung Ajak Duel Sesama Polisi

Permasalahan lain pada anak-anak Dagan adalah adanya candu game online.Hal ini mendorongnya untuk  membentuk Komunitas Umah Pakelian yang  bergerak melahirkan Taman Baca Masyarakat.

Program ini bertujuan supaya anak-anak Dagan memiliki minat membaca buku. Juga mengenalkan kembali permainan tradisional yang saat ini sudah tidak lagi dikenali oleh anak-anak

“Kedepan, Taman Baca Masyarakat ini mempunyai target sebagai wadah berexpresi anak-anak, pemuda dan warga Dagan daalam mengembangkan potensi diri. Baik itu merupakan seni, budaya, pertanian, teknologi yang bisa menjadi bekal ketrampilan masyarakat Dagan,” ungkap Brigadir Fajar Agus Setiawan yang sudah dua tahun menjadi Bhabinkamtibmas di Desa Dagan.

Melalui Komunitas Umah Pakeliran ini, Brigadir Fajar juga memberikan ketrampilan membuat APD Face Shield, yang sebelumnya dilakukannya bersama Bripka Dedi Supriyadi di Polsek Bobotsari. Hasil dari pembuatan APD Face Shield sendiri telah mencapai kurang lebih 1000 pcs.

“Penyaluran APD Face Shield ini kepada tenaga medis, petugas jaga posko Covid-19 di Desa dan masyarakat umum yang membutuhkan,” tuturnya.

Brigadir Fajar mengaku, diperlukan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program pembangunan desa. Hal ini merupakan wujud kepedulian masyarakat terhadap pelaksanaan pembangunan. Keterlibatan atau keikutsertaan seluruh lapisan masyarakat dalam memberikan partisipasi pada setiap program pembangunan dapat berupa sumbangan pemikiran atau pemberian ide-ide keterlibatan secara fisik atau tenaga.

“Harapannya, tercipta kesadaran untuk menjaga serta dan merawat hasil pembangunan, serta ketersediaan fasilitas atau peralatan, agar masyarakat mempunyai keinginan untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan desa,’ tuturnya.

Comment

Berita Lainnya