by

Ini Syaratnya, Jika Ingin Menjadi Balon Bupati Melalui PKB Purbalingga

-Daerah, Politik, Update-dibaca 59.55Rb kali | Dibagikan 134 Kali

Baca Juga: KH Ma’ruf Amin Optimis PKB Semakin Besar

Baca Juga: Di Boyolali, PKB Cuma Raih 2 Kursi Tapi Dapat Jatah Kursi Pimpinan DPRD

Baca Juga: Ketua DPC PKB Kebumen Gus Miftah Siap Berjuang di Pilkada 2020

Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) memastikan bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga yang akan mendaftar melalui PKB untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 harus cinta Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga: Agar Arah Pembangunan Stabil, PKB Usul Hidupkan GBHN Lagi

Baca Juga: Ini Perempuan Hebat Wakil Rakyat di Purbalingga. Dapil 2 Terbanyak, Dapil 5 Tak Ada Satupun

Ketua DPC PKB, Slamet Wahidin Al Hanafi menuturkan, semua proses menjelang pilkada diawali dengan beberapa tahapan, mulai dari penjaringan dan penyaringan, setelah itu masih ada tahapan uji kalayakan dan kepatutan calon untuk dinilai masyarakat Purbalingga.

Baca Juga: PKB dan Partai Gerindra Purbalingga Siap Luncurkan “Bupati Lanang” di Pemilu 2020

Baca Juga: Ini Wajah Wakil Rakyat Di DPRD Kabupaten Purbalingga Lima Tahun Kedepan

“Bagi PKB, begitu pentingnya sosok yang akan memimpin dan menjadi pemimpin. Oleh karena, itu kami mengikhtiarkan pemimpin yang cinta Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kami ada tim siyasah yang menilai bakal calon dari penjaringan menuju penyaringan,” tuturnya kepada cyber media lintas24.com, Minggu (27 Oktober 2019).

Ia menegaskan, PKB wajib memberikan pembelajaran kepada masayrakat dengan mengedepankan etika berpolitik. Kebersamaan harus dilakukan secara proposional dan profesional.

“Nantinya, Bupati dan Wakil Purbalingga bukan hanya milik PKB tapi milik masyarakat Purbalingga. Mau memikirkan kemajuan pembangunan segala bidang di Purbalingga,” tuturnya

Baca Juga:  Paguyuban Kakang Mbekayu Banyumas Gelar Baksos Bagikan Masker Untuk Masyarakat

Untuk diketahui, dalam pemilihan umum calon bupati dan wakil bupati purbalingga tahun 2015. Tasdi-Dyah Hayuning Pratiwi diusung koalisi PDI Perjuangan, Partai Gerindra, PAN, PKS dan Partai NasDem berhasil meraih 228.037 suara atau 54,51 persen. Sedangkan Sugeng-Sutjipto yang diusung koalisi PKB, Demokrat dan Hanura mendapatkan 190.276 suara (45,49 persen)

Comment

Berita Lainnya