Ini Riwayat Erupsi Gunung Tangkuban Perahu

By: On: Dibaca: 17,539x
Ini Riwayat Erupsi Gunung Tangkuban Perahu

Kepala Pusat Vulkanologi Meteorologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) Badan Geologi, Kasbani mengatakan gunung Tangkuban Parahu, di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Subang, Jawa Barat mengalami erupsi pada Jumat (27 Juli  2019) pukul 15.38 WIB. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 38 mm dan durasi sekitar 5 menit 30 detik.

Tinggi kolom abu teramati sekitar 200 meter di atas puncak atau sekitar 2.284 m di atas permukaan laut. Gunung Tangkuban Parahu saat ini berada pada status level I atau normal.

Mengutip situs www.vsi.esdm.go.id, berikut riwayat erupsi Gunung Tangkuban Parahu sejak tahun 1829.

1829: erupsi abu dan batu dari Kawah Ratu dan Domas

1846: terjadi erupsi dan peningkatan kegiatan

1896: terbentuk fumarol baru di sebelah utara Kawah Badak

1900: erupsi uap dari Kawah Ratu

1910: kolom asap membubung setinggi 2 km di atas dinding kawah, erupsi berasal dari Kawah Ratu

1926: erupsi freatik di Kawah Ratu membentuk lubang ecoma

1935: lapangan fumarol baru disebut Badak terjadi, 150 m ke arah selatan barat daya dari Kawah Ratu

1952: erupsi abu didahului oleh erupsi hidrothermal (freatik)

1957: erupsi freatik di Kawah Ratu, terbentuk lubang kawah baru

1961, 1965, 1967: erupsi freatik

1969, 1971: erupsi freatik didahului oleh erupsi lemah menghasilkan abu

1983: erupsi freatik

1992: awan abu membumbung setinggi 159 m di atas Kawah Ratu

1994: peningkatan kegiatan kuat dengan gempa seismik dangkal dengan erupsi freatik kecil

2004: peningkatan kegempaan.

2005: peningkatan aktivitas kegempaan

2006: peningkatan aktivitas kegempaan

2013: beberapa kali terjadi peningkatan aktivitas pada Februari, Maret, dan Oktober. Terjadi 11 kali letusan freatik selama 4 hari (5-10 Oktober)

2019: erupsi dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 200 meter di atas puncak.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!