Ingin Makanan Lebih Enak? Putarlah Piring Anda

By: On: Dibaca: dibaca 72.75Rbx
Ingin Makanan Lebih Enak? Putarlah Piring Anda

Putarlah piring Anda untuk meningkatkan cita rasa makanan Anda, demikian saran peneliti di Oxford University. Tak main-main, nasihat ini dilontarkan setelah melakukan penelitian yang melibatkan 12 ribu orang, yang dilakukan di Science Museum London. Dari penelitian itu disimpulkan, kebanyakan orang lebih memilih makanan di piring yang lebih jauh jangkauannya di hadapan mereka, dan sedikit di sebelah kanan.

Pendek kata, makanan yang dipilih untuk dimasukkan dalam mulut pertama kali adalah yang berada pada posisi 3,2 derajat searah jarum jam, sedikit ke kanan dari sumbu vertikal piring. Efeknya, makan makanan di area ini dianggap lebih nikmat. Hasil penelitian dipublikasi dalam jurnal Food Quality and Preference.

Charles Michel, koki dan peneliti pada estetika makanan di Oxford University, mengatakan banyak orang secara naluriah menyesuaikan piring mereka ketika ditempatkan di depan mereka. “Sehari-hari, yang sebagian dari kita lakukan mungkin mengisyaratkan kenyataan bahwa kita semua lebih menikmati makanan kita ketika berorientasi dalam cara pandang yang terbaik,” katanya.

Dengan mengatur makanan supaya terlihat lebih baik, katanya, maka akan meningkatkan nilai yang dirasakan. “Itu yang dinamakan menikmati makanan,” katanya.

Psikolog eksperimental Profesor Charles Spence yang juga terlibat dalam penelitian itu, menyatakan naluri ini berakar dalam evolusi manusia purba. “Item yang diarahkan pada kita dianggap sebagai ancaman,” katanya.

Para peneliti melakukan percobaan dengan menghadirkan hidangan utama yang diolah oleh Alberto Landgraf, koki peraih bintang Michelin – penghargaan tertinggi dalam bidang kuliner – dari Brasil. Tiga jenis masakan kemudian ditata di piring dengan formasi segi tiga dengan masing-masing bawang menghadap ke arah yang sama.

Para peserta diminta untuk memutar piring sampai mencapai orientasi yang mereka sukai. “Pada akhirnya setiap komponen makanan di piring bisa mempengaruhi kesenangan yang ditimbulkan oleh makanan,” kata Michel.

Menurutnya, apa yang kita lihat secara otomatis mengatur harapan tentang apa yang akan kita makan, dan seberapa banyak kita berpikir akan menyukainya. Upaya yang dilakukan dalam mempersiapkan hidangan juga turut berpengaruh. “Apa yang kita lihat benar-benar dapat mengubah apa yang kita rasa,” katanya.

Banyak psikolog makanan yakin bahwa berbagai keadaan eksternal mengubah cara kita mengalami dan merasakan makanan. Profesor Spence sebelumnya pernah meneliti bahwa gelas yang berat akan membuat gin dan tonik terasa lebih nikmat dan taplak meja dan serbet yang bagus akan meningkatkan rasa makanan. Ia juga menemukan bahwa sendok plastik warna biru membuat rasa makanan lebih asin, sendok putih membuat rasa makanan lebih berkrim dan sendok hitam membuat rasa makanan kurang manis.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!