Ide Liburan Anak yang Ramah di Dompet

By: On: Dibaca: 113,216x
Ide Liburan Anak yang Ramah di Dompet

Masa liburan sekolah sudah di depan mata. Saat ini biasanya orang tua akan disibukkan dengan mencari kegiatan untuk menyibukkan anak selama liburan.

Memang, ada banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi orang tua bersama anak. Tapi, berlibur bersama keluarga tidak selalu harus ke tempat-tempat yang membuat dompet orang tua jebol.

Psikolog anak, Nadya Pramudita, membagi tips berlibur yang murah meriah. Katanya, liburan dalam kota bisa jadi alternatif berlibur yang tidak kalah menyenangkan. Misalnya, wisata museum lalu setelah itu mengajak anak berkeliling kota menggunakan transportasi umum.

“Mungkin liburan semacam ini, justru tidak pernah dicoba oleh anak. Jadi, bisa jadi pilihan untuk Anda dan keluarga,” ujarnya

Selain itu, Anda juga bisa berlibur di rumah saja. Di rumah orang tua bisa mencoba membuat kue dengan anak. Bisa juga dengan membuat target mengubah susunan kamar anak. Bongkar lemari pakaian dan memilih pakaian-pakaian layak pakai yang sudah tidak terpakai untuk kemudian disumbangkan.

Atau juga bisa merubah susunan ruangan lain di rumah seperti ruang tamu, kamar tidur orang tua, dan ruang belajar anak.

Bagaimana kalau orang tua sibuk? Nadya menyarankan kalau orangtua sibuk bekerja, mungkin bisa tawarkan pada anak untuk mengikuti les yang selama ini tidak bisa karena kesibukan sekolah. Ada beberapa kursus singkat untuk liburan anak seperti les vokal, menggambar, musik, dan lainnya.

Nadya menyarankan, orang tua bisa pula mengembangkan hobi anak. Salah satunya dengan mengajak anak menjahit cross stitch dengan gambar yang besar hingga bisa ditekuni selama liburan sekolah.

“Waktu liburan memang sebaiknya diisi dengan sesuatu yang bermanfaat, jangan sekedar bangun siang, menonton televisi, atau main sepuasnya saja,” ujarnya.

9 Tanda Anda Mengalami Depresi

Kesedihan terlalu dalam, perasaan kosong, minum alkohol berlebihan, dan pesimisme adalah beberapa tanda-tanda yang jelas seseorang mengalami depresi. Namun, ternyata ada juga beberapa beberapa tanda-tanda depresi yang tidak menunjukkan gejala depresi itu sebenarnya.

Misalnya perasaan kelelahan yang berlebihan, khawatir tentang kiamat yang akan datang, membayangkan memiliki penyakit fatal seperti kanker, dan ingin mati karena rasa bersalah yang berlebihan, bahkan untuk alasan kecil.

Nyeri yang berlebihan, sakit kepala dan masalah pencernaan

Perasaan intens kesedihan akan berimbas menjadi sakit kepala atau fibromalgia, atau bahkan Anda mengalami masalah perut. Banyak jenis gangguan nyeri tanpa alasan fisiologis yang jelas, sering terjadi karena depresi.

Ketidakmampuan untuk berinteraksi

Orang normal yang mengalami depresi umumnya menarik diri dari orang lain dan mulai menghindari kontak pribadi. Mereka menjadi tertutup dan perlahan-lahan menutup kehidupan.

Overdosis internet

Orang-orang depresi biasanya menggunakan internet dengan porsi yang berlebihan. Mereka lebih senang melakukan interaksi virtual, game dan bahkan sering menonton situs porno.

Pola tidur yang terpengaruh

Mereka juga tidur berlebihan atau bahkan menderita insomnia atau susah tidur.

Menangis berlebihan

Depresi menyebabkan menangis berlebihan, kadang-kadang bahkan alasan sederhana.

Mengabaikan aktivitas rutin

Orang yang depresi enggan merawat diri. Mereka membiarkan jenggot, kuku dan rambutnya berantakan. Termasuk juga pakaiannya. Beberapa bahkan berhenti menyisir rambut mereka.

Mengalami kelenjar gondok

Depresi memicu munculnya hipotiroidisme yang umumnya memiliki gejala bersama. Sebuah studi mengatakan suasana hati depresi, kelelahan, berat badan, mengurangi hasrat seksual dan kesulitan berkonsentrasi.

Kehilangan nafsu makan

Anda yang biasanya makan banyak tiba-tiba kehilangan selera makan tanpa sebab.

Bahkan Anda jarang merasa lapar.Ketidakmampuan untuk mengambil keputusan yang sederhana dan cepat. Para peneliti telah menemukan mereka yang sulit mengambil keputusan yang sederhana seperti memilih lewat tangga atau lift, minum milkshake atau kopi, berjalan atau naik taksi, merupakan tanda-tanda orang mengalami depresi.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!