by

Honor Juru Pelihara Benda Cagar Budaya Di Purbalingga Rp 240 Ribu/Bulan

-Budaya, Update-dibaca 15.47Rb kali | Dibagikan 57 Kali

Selama tahun 2019, 45 orang juru pelihara (Jupel) cagar budaya di Purbalingga menerimahonor Rp 240 ribu per bulan. Tahun 2017, mereka hanya menerima honor Rp 105 ribu perbulan. tahun 2018 lalu 45 orang Jupel menerima honor Rp 200 ribu

“Tahun ini honornya Rp 40 ribu. Diberikan setiap enam bulan sekali. Hal itu sesuai permintaan para Jupel yang merasa, jumlah honornya memang tidak terlalu banyak,” ungkap Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Rien Anggareni kepada cyber media lintas24.com,.

Rien Anggareni berharap, dengan penambahan honor itu diharapkan peran dan fungsi Jupel menjaga dan merawat cagar budaya bisa lebih baik lagi. Terlebih di Purbalingga ada cukup banyak benda cagar budaya yang jika tidak dijaga dengan baik rawan dirusak.

“Ada beberapa Jupel yang merawat lebih dari satu benda cagar budaya. Terlebih jika jarak antar situs atau cagar budaya itu, tidak terlalu berjauhan dan masih bisa ditangani seorang Jupel.Para Jupel ini rata- rata warga setempat yang sudah turun temurun mengetahui dan merawat benda cagar budaya atau situs purbakala di wilayah mereka,” tuturnya.

Menurutnya, peran Jupel sangatlah penting. Karena ada beberapa situs purbakala yang sempat menjadi incaran tangan- tangan jahil. Di antaranya di wilayah perbengkelan purba di Desa Limbasari Bobotsari dan Desa Ponjen di Karanganyar.

“Secara bertahap kami mengupayakan pembangunan pagar maupun rumahan untuk beberapa benda purbakala seperti batu- batuan, lingga dan lainnya,” kata dia.

 

 

Comment

Berita Lainnya