by

Guru Harus Siap Dinilai

-Pendidikan-dibaca 103.98Rb kali | Dibagikan 17 Kali

Terkait Penilaian Angka Krdeit

 

Purbalingga- Kalangan guru merasa belum siap menerima Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Permenpan) dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Hampir dapat dipastikan tidak ada guru yang dapat naik pangkat seperti saat Peraturan Nomor 24 tahun 1993 masih digunakan.

Kepala Dinas Pendidikan Purbalingga, Tri Gunawan mengatakan, sebenarnya tidak benar apabila ada kabar kalangan guru merasa belum siap menerima Permenpan No. 16 tahun 2009.

Saya pastikan sudah siap. Artinya, Guru sebagai pendidik profesional dituntut untuk melaksanakan peningkatan kompetensinya, tolok ukur dari hal itu diantaranya dilihat dari penilaian angka kreditnya, ungkap Tri Gunawan usai mengikuti Kegiatan audensi dengan Pj Bupati Purbalingga dan konsultasi Publik tentang Perencanaan Strategis Pengembagan Keprofesian Guru tahun 2015 di Wisma Asri (20/8).

Tri Gunawan menegaskan, profesi guru harus dihargai dan dikembangkan sebagai profesi yangbermartabat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Guru harus mampu meningkatkan, memperluas pengetahuan dan keterampilannya untuk melaksanakan proses pembelajaran secara profesional. Pembelajaran yang berkualitas diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta didik,tegasnya.

Hal ini dikarenakan lanjut Tri Gunawan, guru merupakan tenaga profesional yang mempunyai fungsi, peran, dan kedudukan yang sangat penting dalam mencapai visi pendidikan2025yakni menciptakan insan Indonesia cerdas dan kompetitif.

Sudah ada dalam Permendiknas Nomor 35 Tahun 2010 yang menyatakan bahwa diklat fungsional adalah bertujuan untuk meningkatkan keprofesian guru yang bersangkutan dalam kurun waktu tertentu,katanya.

Ia menambahkan, mungkin para guru harus dibantu bagaimana upaya yang harus dilakukan agar dapat mencapai angka kredit nya melalui kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan khususnya pengembangan diri.

Saya yakin tidak sulit, asalkan para guru mau membuka diri menerima tambahan ilmu pengetahuan yang bermanfaat sesuai profesinya.

Hal senada diungkapkan Kepala SMP Negeri 1 Purbalingga, Hartoko Adi. Dikatakan, pengembangan diri merupakan upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau kebijakan pendidikan nasional serta perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi,

Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan melalui diklat fungsional kegiatan kolektif guru yang meningkatkan kompetensi dan keprofesian guru,katanya.

Hartoko mengatakan, dalam peraturan sekarang, terdapat keharusan adanya tulisankarya ilmiah (PTK) atau karya inovatif dalam setiap kenaikan pangkat sejak dari golongan III/b ke atas.

Di samping penulisan karya ilmiah ada penilaian kinerja guru yang mencakup 4 kompetensi, yaitu pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial yang dilakukan setiap tahun untuk menentukan angka kredit dari unsur pendidikan dan pengajaran.ungkap Hartoko yang juga anggota tim penilai angka kredit.

Ia menegaskan, hasil penilaian kinerja tersebut sangat menentukan besarnya angka kredit.Sebagai contoh, guru yang mendapatkan hasil penilaian kinerja sangat baik diperkirakan akan dapat naik pangkat paling cepat antara 3 sampai dengan 4 tahun. Sedangkan guru yang berada pada kategori baik dapat naik pangkat antara 5 sampai dengan 7 tahun dan guru yang berada pada posisi guru sedang, kemungkinan baru dapat naik pangkat antara 8 sampai dengan 10 tahun atau lebih.

Untuk itu guru harus kreatif, produktif dan inovatif dalam menulis PTK maupun karya ilmiah lainnya,tegasnya.

Sebagai guru yang baik lanjut Hartoko, hendaknya memiliki pandangan positif terhadap kebijakan baru tersebut. Pemerintah berencana meningkatkan kualitas sumber daya manusia di dunia pendidikan melalui cara-cara ilmiah dan bermartabat.

Nantinya, dengan sumber daya guru yang handal, kemajuan bangsa dan negara ke depan akan semakin mantap,ungkap Hartoko

 

 

Comment

Berita Lainnya