Gunung Slamet Waspada. Pendaki Diminta Turun

By: On: Dibaca: 19,831x
Gunung Slamet Waspada. Pendaki Diminta Turun
Jalur Pendakian Gunung Slamet melalui Pos Pendakian Bambangan Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga. Foto : cikasur.com

Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas menutup tiga pos pendakian Gunung Slamet dan melakukan evakuasi pendaki. Hal tersebut terkait berubahnya status Gunung Slamet dari status Normal (level I) menjadi Waspada (level II).

Baca Juga : Gunung Slamet Jawa Tengah Berstatus Waspada

Yunior Manajer Bisnis KPH Banyumas Timur, Sugito mengatakan,merujuk data dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Jalur pendakian dari Pos Bambangan Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Pos Gunung Malang, serta Pos Baturraden, Kecamatan Baturraden, Banyumas.

Baca Juga : Status Waspada, Gunung Slamet di Jawa Tengah Berpontensi Erupsi Magmatik

“Pos pendakian tersebut telah ditutup mulai pukul 11.00 Wib. Selain itu pihaknya juga mengirimkan tim untuk melakukan evakuasi pendaki yang terlanjur melakukan pendakian. Karena, menurut informasi sejak 7 Agustus 2019 tercatat 83 pengunjung yang melakukan aktivitas pendakian,” tuturnya kepada cyber media lints24.com, Jumat (9 Agustus 2019).

Ia menambahkan, tercatat dari Pos Bambangan ada 69 orang, dari Pos Gunung Malang 8 orang, dari Pos Baturraden ada 3 orang. Masing-masing pengelola pos sudah menerjunkan tim untuk melakukan evakuasi. Informasi yang kami terima hingga pukul 13.00, baru 3 pendaki yang sudah turun via pos Bambangan

“Untuk semua pendaki kami imbau tidak beraktivitas di radius 2 kilometer dari kawah,” kata Sugito

Sebelumnya jalur tersebut baru saja dibuka sehari setelah peralihan pengelolaan, pembersihan sampah dan pemulihan ekosistem, pada Kamis (8 Agustus 2019) kemarin. Namun, karena aktivitas Gunung Slamet yang meningkat, pihaknya memutuskan untuk menutup jalur pendakian hingga waktu yang tidak ditentukan.

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!