by

Gunung Merapi Waspada. Pemprov Jateng Pantau Terus Pengungsi

-Daerah, Update-dibaca 7.19Rb kali | Dibagikan 28 Kali

Status Gunung Merapi berubah dari waspada ke siaga level 3 sehingga jumlah pengungsi  terus bertambah. Masyarakat yang diungsikan adalah kelompok rentan. Yaitu Mereka yang sudah lanjut usia (lansia), ibu hamil, balita dan anak-anak secara bertahap terus diungsikan ke daerah aman.

“Hingga saat ini, tercatat sudah ada 961 warga dari berbagai desa di lereng Merapi yang telah mengungsi. 175 warga di Klaten, dan sisanya di Magelang,” kata  Plt Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Jateng, Syafrudin usai mengikuti rapat percepatan penanganan corona di Gedung A lantai 2 kompleks Pemprov Jateng, Senin (9 November 2020).

Syafrudin menyatakan belum memperkirakan berapa lama para pengungsi akan diungsikan. Semuanya masih menunggu perkembangan status Merapi.

“Jika statusnya berubah jadi awas, pasti akan lebih banyak lagi. Mudah-mudahan statusnya segera turun, kami terus pantau,” katanya.

Syafrudin menjelaskan, sejumlah tempat pengungsian yang sudah disiapkan semuanya menerapkan standar protokol kesehatan ketat. Di Magelang misalnya, pengungsi dipisah dengan sekat-sekat tripleks untuk mengantisipasi penularan corona.

“Sebelum masuk mereka di-rapid. Di Magelang ada tiga pengungsi yang reaktif, dan sekarang sudah di-swab dan dirawat di rumah sakit. Untuk update perkembangannya, kami belum mendapat laporan,” jelas dia.

Terkait logistik, Syafrudin menerangkan semuanya masih aman. Beberapa daerah sudah mendapat logistik dari Pemprov Jateng.

“Logistik sudah kami dorong ke Magelang dan Klaten. Insyaalah masih aman,” terangnya.

Terkait jalur evakuasi warga, Syafrudin mengatakan semuanya dalam kondisi baik. Memang ada beberapa yang rusak, namun masih bisa dilalui kendaraan untuk evakuasi.

.

 

 

Baca Juga:  Raih Suara Terbanyak Pilleg 2019, PDIP Pemenang, Bambang Irawan Ketua DPRD Purbalingga

Comment

Berita Lainnya