by

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo Siapkan Langkah Dorong Bangkitnya Ekonomi UMKM

-Daerah, Update-dibaca 3.59Rb kali | Dibagikan 7 Kali

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terus mempersiapkan langkah untuk mendorong bangkitnya ekonomi. Seperti memberikan stimulus untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta mendorong masyarakat untuk membeli produk kawan dan dalam negeri.

“Proses ekonomi sekarang ini memang sedang terguling dan semua lapisan masyarakat perlu menyiapkan langkah untuk bisa bertahan. Peran pemangku kepentingan, khususnya usaha kecil mikro, saat ini menjadi penting untuk membangkitkan ekonomi,” ungkapnya di Semarang, Senin (31 Agustus 2020).

Di Jawa Tengah sendiri lanjutnya, sudah dilakukan pemetaan terkait sektor-sektor yang perlu menerima dorongan dan pertolongan. Dalam hal ini, Ganjar juga melibatkan para ahli dan pemangku kepentingan untuk menghitung bersama sektor tersebut.

“Kita siapkan agar bisa bangkit. Maka pemerintah sebagai stimulator dan dinamisator dalam beberapa hal bisa menjadi offtaker karena regulasi memungkinkan,” katanya

Ia mengungkapkan, berdasarkan urutan, sektor tertinggi adalah pariwisata, transportasi, dan perhotelan. Sektor itu lalu berkembang hingga ke bisnis-bisnis terkait. Nanti sampai kepada bisnis terkait memang perlu mendapatkan rescue. Mudah mudahan nanti kita bisa melalui kesulitan ekonomi ini dengan baik.

“APBD dan APBN yang kita miliki bakal dikerahkan untuk mendorong ke sana. Sekarang kita harus lebih hati-hati, lebih strategis lagi untuk memilih sektor yang kita bantu,” imbuhnya.

Ia menambahkan, di tengah kondisi seperti ini, memetakan kebutuhan dalam negeri menjadi sangat penting sehingga mendorong produksi dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan sendiri.

Selain itu bantuan sosial juga banyak dibutuhkan dalam menghadapi situasi sulit seperti saat ini. Maka Ganjar tak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk membeli produk kawan sendiri dan produk dalam negeri.

“Kalau sudah tahu kebutuhan dalam negeri apa saja, yuk kita buat, kota produksi sendiri, kemudian kita jual dan kita penuhi kebutuhan dalam negeri sendiri,” jelas Ganjar

Langkah lain yang disiapkan adalah dorongan untuk menciptakan dan menumbuhkan entrepreneur-entreprenuer baru. Langkah tersebut juga untuk mengantisipasi kebutuhan pekerjaan dengan menciptakan pekerjaan.

Sebagai informasi, Menkopolhukam Mahfud MD beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa Indonesia hampir dipastikan masuk resesi bulan depan. Resesi tersebut karena adanya penurunan pertumbuhan ekonomi sampai minus atau di bawah 1. Ia jugaa mengimbau agar masyarakat tidak panik karena resesi bukanlah krisis ekonomi.

 

 

Comment

Berita Lainnya