by

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo Minta Masyarakat yang Punya Penyakit Gula Darah dan Hipertensi Tetap di Rumah

-Daerah, Update-dibaca 4.67Rb kali | Dibagikan 11 Kali

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengingatkan agar masyarakat yang memiliki penyakit gula darah dan hipertensi diminta untuk tetap di rumah. Sebab, dua penyakit itu disebut sebagai penyebab tertinggi kasus kematian akibat COVID-19 di Jawa Tengah

“Saya ingatkan dan minta untuk masyarakat yang merasa memiliki gula darah tinggi, hipertensi jangan klayaban (bepergian). Lebih baik di rumah saja. Sebab, dua penyakit ini yang paling tinggi menyebabkan angka kematian selama pandemi Covid-19 di Jawa Tengah,” kata Ganjar memimpin upacara pembagian masker kepada Anggota TNI/Poliri dan komunitas masyarakat di halaman Mapolda Jateng, jalan Pahlawan Kota Semarang, Jumat (18 September 2020).

Dari data yang ada, sumbangan kasus meninggal pasien COVID-19 dengan penyakit penyerta (komorbid) gula darah tinggi di Jawa Tengah sebesar 39,9 persen. Sementara, pasien COVID-19 yang meninggal disertai komorbid hipertensi sebanyak 32,0 persen.

Menurut Ganjar, untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, ujung tombaknya adalah masyarakat. Masyarakat bisa menjadi pahlawan, dengan berperang melawan COVID-19 menggunakan kebiasaan baru.

“Tentara melawan COVID-19 ini ya kita sendiri. Dokter dan tenaga kesehatan itu benteng terakhir. Bagaimana cara berjuangnya, mudah yakni hanya dengan tertib menerapkan 3 M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun,” terangnya.

Angka penularan COVID-19 di Jawa Tengah lanjut Ganjar masih cukup tinggi. Dalam dua minggu ke depan, pihaknya akan berupaya sekuat tenaga untuk menekan angka penularan, angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan COVID-19 di Jawa Tengah.

“Tidak bisa hanya pemerintah, makanya saya senang hari ini ada komunitas yang dilibatkan. Bantuan dari komunitas ini sangat penting, untuk menyosialisasikan sampai tingkat terkecil. Komunitas adalah pionir, agen untuk sosialisasi kepada orang-orang terdekat,” katanya.

Dalam acara pembagian masker tersebut, sejumlah komunitas dihadirkan. Di antaranya komunitas sepeda, komunitas motor, mobil, ojek online, pedagang pasar dan lain sebagainya. Turut pula dibagikan kepada Babinsa dan Babhinkamtibmas di seluruh Jawa Tengah.

 

Comment

Berita Lainnya