by

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo Imbau Bupati Walikota Jangan Izinkan Sholat Idul Fitri Jamaah di Masjid dan Lapangan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyesalkan keputusan para Kepala Daerah di Provinsi Jawa Tengah yang mengizinkan warganya menggelar sholat Idul Fitri di tempat terbuka. Beberapa kepala daerah itu antara lain Kabupaten Karanganyar, Kota Tegal, Kabupaten Kudus, dan Kabupaten Semarang.

“Saya menyarankan kepada bupati/wali kota agar mengikuti ketentuan dari pemerintah, dari Kementerian Agama atau Majelis Ulama Indonesia. Saya sarankan, mari kita ikuti aturan untuk melaksanakan sholat Idul Fitri di rumah masing-masing,” tegas Ganjar.

MUI Jateng, lanjut Ganjar juga sudah memberikan petunjuk tentang tata cara sholat Idul Fitri di rumah.

“Kepala keluarga yang jadi imam dan khatib, bisa bapak atau putra yang sudah dewasa. Khotbahnya sudah disiapkan lebih singkat. Kalau itu bisa dilakukan, bisa mencegah [penularan Covid-19],” tegas Ganjar.

Ganjar mengakui keputusan dari bupati dan wali kota di Jateng itu memang memiliki pertimbangan. Salah satunya pertimbangan terkait daerah hijau atau tidak ada kasus positif Covid-19. Dirinya menilai konsolidasi nasional untuk meniadakan sholat Idul Fitri di luar rumah yang mengundang kerumunan massa harus dijalankan.

“Ini penting guna memutus rantai persebaran Covid-19. Keputusan mengizinkan sholat Idul Fitri di luar seperti Bupati Karanganyar berisiko tinggi karena ada orang tanpa gejala (OTG). Tapi masalahnya, kalau ada yang OTG ini kan tidak bisa dideteksi. Khawatirnya, OTG ini menjadi bagian dalam kegiatan. Kan sulit dikontrol,” terangnya.

Ia pun meminta Bupati Juliyatmono meninjau kembali keputusannya dan mengikuti anjuran pemerintah untuk menggelar sholat Idul Fitri di rumah. Sayangnya, Juliyatmono belum menjawab pesannya via Whatsapp.

“Saya sudah komunikasi dengan Bupati Karanganyar, tapi belum ada jawaban. Saya coba WA [Whatsapps] terus, dan dari Kemenang [Kementerian Agama] akan menghampiri untuk diajak bicara,” tutur Ganjar

Ganjar pun menyayangkan keputusan Bupati Karanganyar izinkan sholat Idul Fitri di lapangan atau masjid. Ganjar meminta seluruh kepala daerah di Jateng, tak hanya Karanganyar, untuk satu suara dalam penyelenggaraan sholat Idul Fitri.

“Saya mita semuanya mematuhi anjuran pemerintah dengan tidak memperbolehkan pelaksanaan sholat Idul Fitri di masjid, musala, atau lapangan,” tegasnya

 

 

Comment

Feed Berita