Menu
Media Online Terpercaya

GPI dan Kedai Pojok Purbalingga Dorong Ubah Pola Pikir. Belajar Kelola Sampah Ke Amsterdam

  • Share
Griya Petualang Indonesia (GPI) bekerjasama dengan Kedai Pojok Purbalingga menggelar sebuah diskusi daring bertajuk ‘Belajar Kelola Sampah ke Amsterdam’, Minggu (29 Agustus 2021).
Griya Petualang Indonesia (GPI) bekerjasama dengan Kedai Pojok Purbalingga menggelar sebuah diskusi daring bertajuk ‘Belajar Kelola Sampah ke Amsterdam’, Minggu (29 Agustus 2021).

Sampah selalu menjadi masalah klasik . Persoalan sampah selalu menjadi sorotan berbagai pihak. Sampah juga satu persoalan akut di negeri ini, termasuk kota kita Purbalingga.

Baca Juga: Penulis Sejarah, Gunanto Eko Saputro: Jejak Sejarah Purbalingga Memang Mengagumkan

Oleh karena itu, perlu mengambil pelajaran untuk mencari solusinya dari tempat yang sudah mengelolanya dengan baik, salah satunya Kota Amsterdam, Belanda.

Baca Juga: Ngaji Bareng: Melihat Perdikan Cahyana. Pusat Penyebaran Islam di Purbalingga

Griya Petualang Indonesia (GPI) bekerjasama dengan Kedai Pojok Purbalingga menggelar sebuah diskusi daring bertajuk ‘Belajar Kelola Sampah ke Amsterdam’, Minggu (29 Agustus 2021).

Baca Juga: Monyet Ekor Panjang Resahkan Warga Kadus I Desa Sidanegara Kaligondang

“Kebetulan ada kolega dari Amsterdam sedang pulang kampung di Purbalingga. Dia bekerja di salah satu perusahaan pengelolaan sampah terbesar di dunia,” ujar Gunanto Eko Saputro, penggagas diskusi tersebut, Minggu (29 Agustus 2021).

Kolega tersebut, Torik Juned Bawazier, membagi praktek pengelolaan sampah di perusahaan tempatnya bekerja.

“Berdasarkan data 99,9 persen sampah kami kelola menjadi berbagai macam produk” ujar Torik yang mengenyam pendidikan SMP di Purbalingga.

Hasil pengelolaan sampah ada bermacam, mulai dari listrik, gas, bahan bakar, kompos dan bahan siap pakai hasil daur ulang dari aneka kertas, plastik, logam dan lainnya. “Bahkan ada emas sebagai salah satu hasilnya,” katanya.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *