Google Targetkan 2 Juta UKM Berbisnis Online

By: On: Dibaca: dibaca 64.14Rbx
Google Targetkan 2 Juta UKM Berbisnis Online

Google menargetkan 2 juta usaha-kecil menengah Indonesia berbisnis online di akhir 2017. Teknologi diklaim mampu memberikan efisiensi dalam mengembangkan bisnis. Data Google menunjukkan, UKM di Tanah Air yang menjalankan bisnis lewat Internet baru berjumlah 550 ribu.

Pebisnis tidak harus membuka toko untuk menjual barang. Berpromosi lewat media massa juga bukan pilihan satu-satunya. Iklan dapat dipasang di portal atau situs pencarian.

“Dengan cara online, bisnis akan lebih mudah dilihat dan diketahui,” ujar Head of Small Medium Business Marketing Google Indonesia, Mira Sumanti, di Jakarta, Kamis, 7 Mei 2015.

Mira mengatakan, dengan memasukkan kata kunci suatu usaha maka akan langsung muncul informasi. Semakin banyak informasi, kata dia, orang akan semakin paham bisnis yang dijalankan. Hal ini baik untuk membangun reputasi.

Foto yang ditampilkan pun memperkuat kredibilitas suatu usaha. Ada juga penilaian dari konsumen yang menjadi pertimbangan orang membeli barang atau menggunakan jasa.

Riset Google di Amerika Serikat menunjukkan, UKM yang menjalankan bisnis secara online menarik 29 persen konsumen lebih banyak. “Pada akhirnya pendapatan pun meningkat,” kata Mira.

Untuk mendukung bisnis online, Google memperkenalkan Google Bisnisku. Layanan ini memungkinkan pebisnis menampilkan informasi detail mengenai usaha yang dijalankan, misalnya rumah makan. Layanan terintegrasi dengan mesin pencari Google, Google Maps, dan Google+. Google Bisnisku tersedia gratis.

Lewat Google Bisnisku, konsumen lebih mudah mencari detail informasi rumah makan. Sedangkan bagi pengelola, statistik berisi interaksi dengan konsumen dapat diketahui. Sebagai contoh, berapa orang yang mengunjungi profil restoran. Ada juga statistik jumlah orang yang berkunjung.

Restoran makanan organik yang berbasis di Jakarta, Burgreens, setahun belakangan menggunakan Google Bisnisku. Pengelola bisa mengetahui kebiasaan pengguna. “Ternyata 80 persen pengunjung yang datang ke sini menemukan lokasi dari Google Maps,” ujar pendiri Burgreens, Helga Angelina, di tempat yang sama.

Menurut Helga, statistik kunjungan ke profil Burgreens pun cukup tinggi. Dia mengklaim, sebulan terakhir, akun dikunjungi 12 ribu orang. Hal tersebut berpotensi memacu bisnis Burgreens.

Dengan demikian, Burgreens pun mantap berpromosi lewat Internet. “Ini kaitannya juga dengan keterbatasan modal,” ucap Helga.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!