by

Google Perkenalkan Keyboard Braille Untuk Penyandang Disabilitas Tunanetra di Android

Google memperkenalkan keyboard braille virtual di Android. Tujuannya agar penyandang disabilitas tunanetra dapat lebih mudah mengetik di ponsel tanpa perangkat keras tambahan. Keyboard yang merupakan bagian dari tool aksesibilitas

TalkBack ini adalah hasil kolaborasi Google dengan para pengguna dan pengembang braille. Google mengklaim papan ketik virtual tersebut dapat digunakan di berbagai platform yang biasa memerlukan input teks, seperti media sosial, instant messenger, dan e-mail.

Secara visual, keyboard braille Android memiliki tata letak enam tombol. Setiap tombol mewakili satu dari enam titik Braille, yang akan membentuk huruf dan simbol ketika diketuk dalam kombinasi.

Sebagai contoh, saat pengguna ingin mengetik huruf A, pengguna dapat mengetuk titik 1, untuk huruf B pengguna dapat mengetik titik 1 dan 2, untuk huruf C dapat mengetuk 1 dan 4, lalu huruf untuk D ketuk titik 1, 4, dan 5. Beberapa gerakan lainnya juga bisa diterapkan seperti geser ke kiri untuk menghapus huruf, menggerakkan dua jari untuk menghapus kata. Menggeser ke kanan menambahkan spasi, sementara gesek dua jari ke kanan atau ke atas, masing-masing menyisipkan baris atau teks baru.

Seperti dihimpun KompasTekno dari Venture Beat, Rabu (15/4/2020), keyboard ini mendukung braille grade 1 dan grade 2 dalam bahasa Inggris. Dukungan bahasa-bahasa lain dijanjikan akan menyusul.

Keyboard braille dari Google akan tersedia sebagai bagian dari pembaruan Android Accessibility Suite di toko aplikasi Play Store. Untuk bisa menjalankannya, perangkat harus dibekali sistem operasi Android 5.0 atau yang lebih baru.

 

 

Comment

Feed Berita