Google Doodle Bermotif Batik

By: On: Dibaca: 58,784x
Google Doodle Bermotif Batik

Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober merupakan hari peringatan untuk batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non-bendawi pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO.

Untuk mengapresiasinya, Google Doodle dengan motif batik pada halaman utamanya. Dengan dominasi warna biru dan emas. Google Doodle membuat desain batik tersebut dari pembuatan batik manual dengan kain

Google dalam laman resminya menjelaskan, Lydia Nichols seorang seniman pembuat gambar doodle hari ini. Jika pengguna masuk ke dalam laman utama Google, akan ada pesan dengan bunyi: “Lihat lebih dekat berbagai motif batik dengan Google.”

Jika pesan tersebut diklik, pengguna akan dibawa masuk ke dalam lama Google Arts and Culture yang memberikan penjelasan mengenai batik dan motifnya yang beragam.

Google juga menjabarkan, batik merupakan teknik untuk mendekorasi kain menggunakan lilin dan pigmen untuk menciptakan pola yang kompleks dan berwarna-warni. Pengrajin batik menutupi kain dengan desain lilin, menambahkan pewarna, dan akhirnya menghapus lilin untuk mengungkapkan pola di bawahnya.

Mengulangi proses dengan pewarna yang berbeda dapat menciptakan desain yang rumit dan berlapis-lapis untuk menghiasi tekstil dan pakaian.

“Indonesia telah dikenal karena Batik sejak abad ke-4 atau ke-5, dan telah dikatakan bahwa teknik dan desain pewarna batik Indonesia sama banyaknya dengan pulau-pulau di sekitarnya. Desain dan warna bervariasi sesuai dengan desa dan kelompok etnis yang tersebar di berbagai pulau,” tulis laman resmi Google Doodle.

Google mengungkap batik telah menjadi seni dan kerajinan selama berabad-abad dan merupakan bagian dari tradisi kuno. Kata batik berasal dari kata Jawa ‘amba’, berarti ‘menulis’, akhiran ‘titik’ berarti titik kecil atau membuat titik-titik.

Dalam sebuah manuskrip tentang daun lontar yang berasal dari sekitar tahun 1520 AD yang ditemukan di Galuh, Cirebon Selatan (Jawa Barat), tertulis bahwa batik juga berarti ‘seratan,’ yang dalam bahasa Jawa berarti ‘menulis.’

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!