Festival Rawa Pusung Banjarnegara Sukses Digelar

By: On: Dibaca: dibaca 105.17Rbx
Festival Rawa Pusung Banjarnegara Sukses Digelar

Desa Beji Kecamatan Pejawaran Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan Festival Rawa Pusung Festival kedua ini digelar selama tiga hari hari, 20-22 September 2019 berhasil memukau ribuan pengunjung

Festival diawali dengan pengambilan air di  Rawapusung, yaitu sebuah mata air yang dikeramatkan warga dan sudah ada sejak jaman nenek moyang mereka. Prosesi ini dilakukan oleh kamitua desa dengan diiringi   warga yang berpakaian adat Jawa, menggunakan kendi.  Acara yang paling dinantikan yakni prosesi pemotongan rambut gembel pun dimulai. Tiga orang anak berambut gembel dari beji dan sekitarnya diarak menggunakan tandu. Dengan diikuti oleh segenap warga masyarakat dan pengunjung yang hadir, mereka berarak menuju ke lokasi pencukuran yaitu embung Rawapusung.

Pencukuran dilakukan oleh Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono didampungi sesepuh desa, tokoh agama dan camat pejawaran, Drs. Aswan. Turut pula anggota DPRD Zarkasy dan Kepala Dispermades Agus Kusuma. Usai rambutnya dipotong, mereka dibopong orang tuanya dan dicukupi keinginannya.

Dua bocah gimbal, Nadia Ulfa (5 th) dan Syifa Muasah (9 th) dicukur rambutnya oleh Bupati Budhi Sarwono dan pejabat lain yang hadir pada perhelatan akbar di desa itu. Nadia dari Desa Babadan Pagentan itu minta dibelikan HP baru dan kalung emas, sementara Syifa dari Dusun Genting, Beji, meminta sepeda mini plus dipangku simbah.

“Yang jelas saya salut, event ini sangat bagua dan kreatif,” kata Bupati,” tutur Bupati Budhi Sarwono, Minggu (21 September 2019).

Budhi Sarwono menambahkan, bahwa Pemkab selalu mendukung pembangunan desa yang mengarah pada pemberdayaan warganya. Sesuai visi kami, setelah infrastruktur selesai kami akan menggenjot pariwisata, antara lain dengan pembangunan infrastruktur wisata seperti perbaikan dan pelebaran jalan.

“Tahun 2020 dari Beji – Pagentan via Tegaljeruk sudah dialokasikan anggaran sebesar Rp 8,5 miliar,” imbuh Budi.

Kepala desa Beji, Sarman, mengatakan bahwa masyarakatnya sangat mengharapkan agar Festival ini bisa lestari, sehingga bisa digelar setiap tahun dengan peningkatan kualitas dan kreatifitas acara

Rangkaian acara tersebut berupa, ruwatan Desa, wayang kulit, jepin, rodad, Embeg serta Lampion. Dan sebagai puncaknya, dilaksanakan prosesi pemotongan rambut anak gimbal  oleh Bupati.

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!