Menu
Media Online Terpercaya

Erni Tasdi Lapor Bawaslu. Foto Dicomot dan Disalahgunakan Untuk Kampanye Oji-Jeni

  • Share

Foto Erni Widyawati, kader PDI Perjuangan Purbalingga dicomot dan disalahgunakan pemilik akun facebook  Yanto Priyanto. Foto itu dimanfaatkan untuk kampanye Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga nomor urut satu, Muhammad Zulhan Fauzi-Zaini Makarim (Oji-Jeni) di Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 mendatang.

Foto Hoax yang dilaporkan oleh Foto Erni Widyawati ke Bawaslu Purbalingga, Selasa (24 November 2020)

“Foto saya yang ada di galeri Instagram diambil tanpa ijin. Parahnya, foto tersebut digunakan untuk kampanye Dimana paslon Oji-Jeni merupakan rival Paslon yang diusung PDI Perjuangan. Saya merasa dirugikan, makanya saya melaporkan ke Bawaslu,” ungkap Erni di dampingi kuasa hukumnya Herlinda usai melaporkan kepada Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Selasa (24 November 2020).

Ia menjelaskan, ada beberapa foto yang diambil dan diupload oleh pemilik akun Facebook Yanto Priyanto. Satu foto Erni bersama Ganjar Pranowo dan istri dan foto Erni bersama suaminya, Tasdi. Dalam foto tersebut, Erni diapit Ganjar dan istri dengan pose mengacungkan jari telunjuk. Seolah sedang kampanye mendukung Paslon nomor urut 01.

“Foto tanpa ijin diambil, dan tambah ada atribut Paslon 01(Oji-Jeni, red) di pojok foto. Nah itu malah sudah ramai di sosmed, saya tahu juga karena ada yang WA kirim gambar,” kata dia.

Erni menambahkan, adanya foto tersebut dinilai Erni membelot. Karena tidak turut mendukung Paslon Dyah Hayuning Pratiwi-Sudono (Tiwi-Dono), yang diusung oleh PDIP. Tentunya, tudingan itu merugikan dirinya. “Ini kan mencemarkan nama baik dan mengganggu privasi saya, karena di internal partai saya dinilai membelot,” katanya.

Kuasa hukum Herlinda menambahkan, bahwa sebelum ke Bawaslu, pihaknya sudah melapor ke Polres Purbalingga. Namun oleh polres diarahkan ke Bawaslu terlebih dahulu. Sebab, persoalan itu terkait kampanye, karena ada unsur atribut Paslon.

“Sebelumnya sudah ke Polres, namun karena terkait kampanye maka diarahkan ke Bawaslu. Tergantung nanti hasilnya seperti apa, apakan masuk ranah Gakumdu atau tidak,” katanya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Joko Prabowo yang menerima laporan menyampaikan, pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu laporan tersebut. Bawaslu memiliki waktu 2×24 untuk mengkaji. Hasilnya seperti apa nanti akan memberikan laporan ke pelapor.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *