Ekspedisi Kapsul Waktu 2085 Tiba di Cilacap, Bupati Impikan Cilacap Jadi Singapore of Java

By: On: Dibaca: 114,695x
Ekspedisi Kapsul Waktu 2085 Tiba di Cilacap, Bupati Impikan Cilacap Jadi Singapore of Java

Mobil Ekspedisi Kapsul Waktu 2085

CILACAP – Kesenian thek-thek dari Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi menyambut kedatangan mobil Ekspedisi Kapsul Waktu 2085 di pelataran Benteng Pendem, Selasa (3/11). Rombongan tiba pukul 10.50 WIB setelah singgah di rest area Kecamatan Dayeuhluhur dan Pendopo Kecamatan Cilacap Utara.

Seremonial penyambutan dilakukan di halaman obyek wisata Benteng Pendem di kompleks Pantai Teluk Penyu, Cilacap.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Cilacap yang berada di tenda kehormatan segera menyambut rombongan.

Ada tiga kendaraan roda empat yang melakukan ekspedisi, dimana salah satunya membawa sebuah tabung berbentuk kapsul berukuran sekitar 50 cm.

Ketua Tim Ekspedisi Kapsul Waktu 2085 Nick Nurahman mengatakan, ekspedisi ini bertugas mengumpulkan seluruh impian masyarakat Indonesia di 34 provinsi, ditambah satu impian dari Presiden RI Joko Widodo.

“Ekspedisi ini merupakan rangkaian Gerakan Ayo Kerja 70 Tahun Indonesia Merdeka yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. Kami diberangkatkan dari Sabang di Provinsi Aceh pada 10 Maret 2015 oleh Presiden. Selanjutnya bertolak dari Banda Aceh menuju Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Lampung, Jambi, Bengkulu, Banten, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan hari ini Jawa Tengah di Kabupaten Cilacap,” jelas Nick.

Ditambahkan, Cilacap dipilih sebagai lokasi transit karena letaknya di selatan Pulau Jawa yang berhadapan langsung dengan Samudera Indonesia dan memiliki banyak potensi besar untuk terus berkembang.

Kedatangan mobil ekspedisi tersebut menarik perhatian warga maupun pelajar yang menyaksikan langsung di Benteng Pendem. Mereka tidak menyia-nyiakan momen berharga itu dan banyak di antara mereka mengabadikannya dengan kamera.

Dari Benteng Pendem, tim menuju Pendopo Wijakusuma Sakti di kompleks Pemkab Cilacap untuk melakukan ramah-tamah.

Bupati Cilacap mengaku mempunyai mimpi khusus saat menerima kunjungan tim ekspedisi. “Mimpi saya adalah Cilacap menjadi Singapore of Java atau negara Singapura-nya pulau Jawa,” katanya.

Dikatakan, konsep Singapore of Java adalah mimpi paling tepat untuk Cilacap yakni menjadikan Cilacap sebagai kota industri.

“Pemerintah pusat harus memahami bahwa untuk menjadikan kota Cilacap lebih maju adalah dengan konsep industri,” tegasnya.

Sedangkan untuk konsep agragis, itu sudah ada di wilayah Indonesia bagian Timur. Sehingga untuk Cilacap yang paling tepat adalah kota industri.

Terkait kapsul mimpi 2085 itu, Bupati optimis mimpi menjadikan Cilacap sebagai Singapore of Java tidak harus menunggu 70 tahun tapi cukup 15 tahun.

“Tidak usah menunggu 70 tahun di 2085, cukup 15 tahun optimis terwujud,” ujarnya.

Dalam pembacaan mimpi yang selanjutnya dimasukkan ke dalam kapsul waktu, gabungan pelajar, mahasiswa, dan pemuda Cilacap juga menginginkan terwujudnya Cilacap sebagai pusat pengembangan perekonomian di Pulau Jawa bagian selatan dengan konsep industri.

Alasannya, posisi strategis Cilacap didukung sarana transportasi lengkap, mulai darat, laut, dan udara.

Mimpi lainnya adalah Indonesia bebas narkoba, terjaminnya hak-hak perlindungan anak, pertumbuhan ekonomi kreatif, terpeliharanya lingkungan hidup, dan pengembangan pendidikan tuntas.

Sekitar pukul 14.00 WIB, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Kebumen, dan ekspedisi dijadwalkan berakhir pada 22 Desember 2015 di Merauke, dan kapsul waktu akan disimpan di sebuah monumen khusus, serta akan dibuka pada 2085 atau 70 tahun dari sekarang. (estanto)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!