Ebeg Purbalingga Mengandung Ajaran yang Luhur

By: On: Dibaca: 2,231x
Ebeg Purbalingga Mengandung Ajaran yang Luhur

Kesenian Ebeg di Purbalingga memiliki filosofi ajaran yang luhur di dalamnya yang lebih dari sekedar tontonan. Ebeg atau kuda lumping merupakan sebuah ajaran yang luhur yang dikemas oleh kanjeng Sunan Kalijaga untuk menjadikan manusia menjadi manusia

Ketua penyelenggara pagelaran Ebeg Jati Kusuma, Imam Saefulloh mengungkapkan, sebuah gambaran dalam Ebeg ketika orang wuru atau mendhem akan semuanya diterjang, berjalan tidak beraturan. Namun ketika menggunakan jaran dia akan berjalan sesuai dengan iramanya yang harmonis dan serasi.

“Sedangkan jaran (kuda,red) sendiri adalah diibaratkan sebagai ajaran. Ajaran itu adalah Islam : Ingsun Sejatining Ana Ing Menungsa. Sebuah makna ketauhidan yang luar biasa sekali. Jadi kali ini pagelaran Eebeg tidak hanya sekedar tontonan tapi ada kajian yang terkandung di dalamnya,” katanya disela-sela kegiatan di kompleks Pasar Desa Bojanegara, Kecamatan Padamara, Kamis (15 Agustus 2019)

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi memberi apresiasi atas diadakannya pertunjukan kesenian ini baik kepada panitia penyelenggara, pemerintahan desa, Karangtaruna , maupun mahasiswa KKN yang juga tutur mengorganisir.

“Saya harap ini bisa berjalan dengan baik, lancar dan bermanfaat,” katanya.

Ia juga mengapresiasi atas peran dari sejumlah elemen dari pemerintahan desa, tokoh-tokoh pemuda dan masyarakat setempat untuk menguri-uri budaya. Terebih ketika mengingat kembali bahwa Ebeg ini memiliki makna dan filosofi yang luhur.

“Semoga ini tidak sekedar tontonan tapi juga bisa menjadi tuntunan, mudah mudahan kesenian Ebeg ini bisa lebih maju dan berkembang, mampu menumbuhkembangkan rasa cinta budaya lokal bagi pemuda, ini juga sebagai pembelajaran bagi generasi muda terhadap kesenian,” ungkapnya.

Atas kontribusinya terhadap pembangunan di bidang kebudayaan, Paguyuban Kesenian Ebeg Jati Kusuma Bojanegara kali ini mendapatkan hadiah dari Bupati serupa seragam dan juga uang pembinaan. Ia berharap seragam dan uang pembinaan itu bisa semakin menyemangati para pelaku seni yang ada di dalamnya untuk semakin giat melestarikan dan meregenerasi kesenian lokal Purbalingga itu.

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!