by

Dyah Hayuning Pratiwi : GTT Jangan Ikut Jadi Profokator

-hukum-dibaca 6.27Rb kali | Dibagikan 29 Kali

49 GTT di Kecamatan Bojongsari Terima SK

Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM meminta para guru tidak tetap (GTT) ikut menjaga kondusifitas utamanya di lingkungan pendidikan dan menjadi contoh yang baik di lingkungan sekitarnya.

“Kembali saya ingatkan jelang pemilu serentak nanti, ASN sebagai perekat pemersatu bangsa hendaknya tidak ikut-ikutan jadi profokator memperkeruh suasana, karena banyak dijumpai ASN yang tidak pahami tugas dan kewajibannya, bahkan dari beberapa oknum guru. Seharusnya panjenengan teladan yang memberikan virus positif, virus kedamaian,” katanya saat membagikan SK 49 GTT di SD Negeri 2 Bojongsari, Senin (25 Maret 2019).

Dyah Hayuning Pratiwi mengungkapkan, permasalahan kondusifitas di lingkungan pendidikan akan menjadi catatan. ASN harus memahami dengan sebenar-benarnya 3 (tiga) tugas pokok yang diamanatkan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, yaitu ASN sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan publik dan sebagai perekat pemersatu bangsa.

“Sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN), para GTT senantiasa berusaha menjadi orang yang adaptif, sehingga mampu meredam permasalahan,”ungkapnya

49 orang  GTT  penerima SK di wilayah Korwilcam Bojongsari terinci 32 orang guru kelas, 10 orang guru pendidikan Agama Islam (PAI) dan 7 orang guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK).

Sebelumnya, Plt Bupati juga membagikan SK GTT di Korwilcam Rembang bagi 79 GTT terinci untuk guru kelas 47 orang, guru PAI 19 orang dan guru PJOK 13 orang. Rencananya, akhir bulan Maret ini, SK Bupati telah terbagikan ke seluruh GTT Purbalingga, dan di awal bulan April 2019 sudah bisa mengambil honornya dari bulan Januari sampai dengan Maret 2019

Comment

Berita Lainnya