Dwi Wulansari, Staf UMP Bisa Terbang ke Luar Negeri

By: On: Dibaca: 118,989x
Dwi Wulansari, Staf UMP Bisa Terbang ke Luar Negeri

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) bertekat untuk terus mengembangkan Sumber Daya Manusianya. Hal itu dilakukan dalam upaya untuk mendukung peningkatan kapasistas dan kompetensi SDM di lingkungan Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti), Direktorat Jendral Sumber Daya Iptek dan Dikti, menyelenggarakan Short Term Training (STT) ke luar negeri.

Dwi Wulansari,S.Si.,S.Pd Staf Laboran Lab. Kimia Organik Fakultas Farmasi UMP mengaku senang bisa berangkat ke luar negeri. “Bersyukur alhamdulillah mas, bisa dapat pengalaman dan semoga ilmunya bermanfaat. Baru pertama mau ke luar negeri jadi rasanya campur aduk, ada seneng ada kuatir, dan  macem macem deh,” ungkapnya sumpringah, Kamis (25/2018).

Ia menjelaskan kepergiannya ke luar negri dalam acara STT Tenaga Kependidikan ke Luar Negeri Tahun 2018 dengan negara tujuan Taiwan bersama Kemenristekdikti.

“Prosesnya pertama seleksi administrasi seluruh laboran di Indonesia dengan mengirimkan motivation letter mengikuti STT ini. Terus disaring menjadi 22 kandidat yang lolos seleksi administrasi, dari 22 laboran yang diundang untuk mengikuti tes wawancara berbahasa inggris oleh Dikti. Setelah tes wawancara diambil 10 laboran dari seluruh indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan sebelum pemberangkatan ke luar ngeri akan di training di CMU (China Medical University) selama dua minggu. “Kita nanti pembekalan tanggal 3 (November) di hotel Swiss bel, Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Terus tanggal 4 terbang ke Taiwan. Pulang tanggal 17 November. Kurang lebih 2 minggu, disana kita belajar dan ada presentasi. Dengan acara itu, dikti berharap apa yang didapat disana bisa di implementasikan di lab kita untuk kemajuan dan perkembangan,” ungkapnya.

Sari berharap dari training ini bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat. “Alhamdulillah kita suport oleh pihak universitas dan fakultas di UMP tentang perkembangan maupun implementasi. Setelah pulang dari sana semoga saya bisa berbagi ilmu dan pengalaman yang didapat ke teman teman laboran UMP lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Johan mengatakan, berdasarkan surat dari kemenristekdikti perihal penawaran program STT, Universitas Muhammadiyah Purwokerto mengirimkan tiga stafnya untuk mengikuti Short Term Training (STT) ke luar negeri.

“Peserta yang mengikuti wawancara program STT Panata Laboratorium Pendidikan (PLP) tahun 2018 dengan negara tujuan Taiwan sebanyak 19 orang. Tim Peneliti Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristekdikti telah menyeleksi dan menetapkan peserta yang lolos sebanyak 10 orang, salah satunya dari UMP,” pungkasnya.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!