by

Dua Remaja Diamankan Warga – Diduga Berbuat Asusila Di Toilet Masjid

-kriminal-dibaca 106.15Rb kali | Dibagikan 20 Kali

lintas24-3

PURBALINGGA – Warga Kelurahan Bancar dan anggota Kodim 0702 Purbalingga mengamankan dua remaja laki-laki dan perempuan karena diduga berbuat asusila di toilet masjid komplek Kodim 0702 Purbalingga, Senin (23/5) malam. Laki-laki itu, RB (15) salah satu pelajar warga Kecamatan Kaligondang dan perempuannya RU (19) buruh pabrik rambut palsu warga Kecamatan Kaligondang yang masih tetangga desa.

Dari keterangan yang dihimpun, kejadian dugaan asusila tersebut diketahui kali pertama oleh beberapa warga dan takmir masjid yang sedang berada di masjid tersebut kira-kira pukul 20.30. Usai shalat Isya, ia mendengat ada suara mencurigakan di toilet masjid.

“Saat didatangi, ternyata pintu toilet itu terkunci. Setelah hendak didobrak, ternyata dari dalam toilet keluar dua remaja laki-laki perempuan,” kata salah satu warga, Nofel.

Pada saat itu, warga pun berdatangan. Karena khawatir terjadi aksi oleh kegeraman warga, kedua remaja itu kemudian diamankan di markas Kodim 0702 Purbalingga. Polisi tak lama kemudian datang ke lokasi dan mengamankan kedua remaja itu ke Mapolsek Purbalingga.

Kepala Polsek Purbalingga Ajun Komisaris Suprihatin didampingi Kepala Unit Reserse dan Kriminal (Reskrim) Inspektur Dua Supriyanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan tindak asusila yang dilakukan oleh dua remaja tersebut.

“Dari keterangan kedua pelaku, mereka belum melakukan tindakan layaknya suami istri. Baru sebatas pegang-pegang. Kasus ini tidak boleh dilakukan secara gegabah, sebab salah satu pelaku masih anak-anak atau di bawah umur,” katanya.

Di sisi lain, agar kasus serupa tidak terulang, pihaknya meminta kepada seluruh pihak untuk ikut peduli mengawasi anak-anak mereka terutama yang masih remaja. Baik itu keluarga, tokoh masyarakat, tokoh agama, sekolah dan pihak lain.

“Saat ini banyak kejadian asusila yang melibatkan anak di bawah umur. Ini jadi tanggung jawab bersama. Semua harus menyentuhnya, bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan. Sebab mereka masih remaja yang masih mencari bentuk diri,” katanya.

Comment

Berita Lainnya