DPRD dan Pemkab Bekasi Tolak Revisi Undang-undang Ketenagakerjaan

By: On: Dibaca: 60,757x
DPRD dan Pemkab Bekasi Tolak Revisi Undang-undang Ketenagakerjaan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi sepakat menolak revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Baca Juga : Soal THR, Perusahaan Di Purbalingga Wajib Patuhi Permennakertran

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar mengungkapkan, penolakan revisi UU Ketenagakerjaan dilakukan dengan melayangkan surat Bupati Bekasi Nomor 560/3/6/Disnaker mengenai penyampaian aspirasi penolakan tentang revisi UU yang ditujukan kepada Ketua DPR RI. Sementara pihaknya juga melakukan hal serupa yakni berkirim surat dengan Nomor 170/1158-DPRD yang isinya juga mengenai penyampaian aspirasi terkait penolakan revisi UU Nomor 13 Tahun 2003.

Baca Juga : 830 Pekerja Nissan Indonesia Diputus Hubungan Kerja

“Kami telah mengirim secara resmi surat penolakan itu ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia,” katanya kepada cyber media lintas24.com, Minggu (25 Agustus 2019).

Dia menjelaskan, pemerintah daerah dan legislatif sepakat mendukung perjuangan buruh di Bekasi karena semua yang diperjuangkan mereka untuk kepentingan rakyat.

“Kami sangat mendukung apa yang diperjuangakan oleh buruh, jadi Kabupaten Bekasi menolak revisi. Apalagi draf revisi yang beredar terdapat soal penghapusan pesangon buruh ataupun pekerja, penetapan pekerja waktu tidak tertentu atau kontrak,” kata dia.

Selain itu penetapan pekerjaan bisa diserahkan pada perusahaan outsourching, dan pembentukan serikat buruh dan hak pekerja lainnya yang dipersulit. Revisi tersebut merugikan buruh dan pekerja yang ada di Indonesia tidak terkecuali di wilayahnya.

“Semua buruh di Kabupaten Bekasi memprotes rencana revisi undang-undang tersebut. Kemudian beberapa hari kemarin melakukan unjuk rasa, meminta perlindungan pemerintah daerah maka sudah sepatutnya kita perjuangkan karena mereka warga kita juga,” kata Sunandar.

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!