DPRD Batalkan Jadwal Kunja Luar Jawa

By: On: Dibaca: dibaca 77.10Rbx
DPRD Batalkan Jadwal Kunja Luar Jawa

Fokus Dua Agenda Mendesak

 

DPRD Kabupaten Purbalingga membatalkan jadwal kunjungan kerja (kunja) ke luar Jawa yang rencananya akan dilaksanakan pada pertengan Oktober. Langkah itu dilakukan karena dewan akan fokus pada sejumlah agenda yang mendesak diselesaikan.

Ketua DPRD Purbalingga, Tongat SH, Kamis (1/10) membenarkan hal tersebut. Diungkapkan awalnya sempat muncul jadwal untuk melaksanakan kunja ke Batam dan Kalimantan. Namun saat pembahasan jadwal di Badan Musyawarah (Bamus), pihaknya membatalkan rencana kunja tersebut. Kami akan memprioritaskan dua agenda penting terlebih dahulu yang memang harus dikerjakan, ungkapnya.

Dua agenda yang dimaksud, kata Tongat adalah pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Penggunaan Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun 2016. Awalnya nota kesepakatan bersama antara dewan dan Pemkab ditandatangani Rabu (23/9) lalu. Namun agenda tersebut ditunda. Kami masih akan melakukan pembahasan lagi bersama eksekutif tentang KUA PPAS tahun 2016. Jika sudah ada kesepahaman maka agenda penandatanganan kesepakatan bersama bisa dilakukan, ujarnya.

Dewan masih mempersoalkan belum maksimalnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dimasukkan dalam KUA PPAS tahun 2016. Dewan meminta agar sumber PAD bisa lebih dioptimalkan. Rencananya pihaknya akan kembali melakukan komunikasi dengan eksekutif terkait masalah tersebut. Komitmen kita sama, tentunya bagaimana APBD tahun 2016 bisa lebih mengedepankan pembangunan untuk masyarakat,tegasnya.

Selain itu dewan juga akan fokus pada pembentukan Panitia Khusus (Pansus) tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang rencananya akan diserahkan awal Oktober ini. Masing-masing Raperda tentang Pembangunan Gedung, Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan di Kabupaten Purbalingga dan Tanda Daftar Usaha Parwisata di Kabupaten Purbalingga. Tiga Raperda ini mendesak untuk segera dibahas dan ditetapkan menjadi Perda, lanjutnya.

Dia menyampaikan anggota dewan akan bekerja marathon untuk merampungkan dua agenda tersebut. Menurutnya sisa waktu tahun 2015 sangat mepet. Pada November mendatang dewan sudah akan disibukkan dengan pembahasan Raperda mengenai RAPBD tahun 2016. Tongat menegaskan bahwa dewan berkomitmen agar RAPBD bisa ditetapkan tepat waktu. Karena menumpuknya agenda maka kunja luar Jawa kami batalkan, imbuhnya

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!