Dosen UMP Sarankan Warga Budidaya Tanaman Obat

By: On: Dibaca: 136,882x
Dosen UMP Sarankan Warga Budidaya Tanaman Obat

 

Dosen Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mendorong masyarakat untuk membudidayakan tanaman obat. Apalagi, Indonesia kaya akan tumbuhan obat yang beraneka ragam.

Hal itu disampaikan Ir. Aman Suyadi, MP dosen Fakultas Pertanian dalam pengabdian masyarakat di Balai Desa Sidabowa belum lama ini.

Ir. Aman yang juga Wakil Rektor 3, Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UMP menjelaskan teknik budidaya tanaman memiliki prinsip pengendalian tanaman dan lingkungan tumbuh tanaman untuk meningkatkan produksi dan kualitas produk.

Ia juga meminta masyarakat untuk melindungi dan membudidayakan tanaman obat.

“Kegiatan utamanya yaitu pengelolaan tanaman, pengelolaan tanah, pengelolaan air, OPT, dan pengelolaan iklim mikro,” katanya.

Adapun langkah yang dilakukan menurut Ir. Aman memaparkan mulai dari persiapan, penanaman, pemeliharaan, pmungutan hasil, dan pasca panen.

“Untuk penyimpanan benih yang unggul, murni dan bersih itu memiliki ciri-ciri dengan embrio atau tunas dapat tumbuh, hormon tumbuh cukup, tidak rusak dan kadar air cukup,” jelasnya.

Penyediaan benih mulai dari menanam tanaman induk, memelihara tanaman induk, memungut tanaman induk, memungut benih dan prosesing benih.

Sementara itu Ketua Pelaksana pengabdian masyarakat UMP Erza Genatrika, M.Sc, Apt, mengungkapkan pendampingan budidaya tanaman obat bertujuan untuk memberikan kesadaran ke masyarakat tentang pentingnya melindungi sumber daya tanaman obat Indonesia. Menurut Erza, melindungi tanaman obat sangat penting supaya negara lain tidak mengklaim sumber daya alam Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan awal tentang pelatihan TOGA yang dilaksanakan pada bulan Maret 2018,” katanya.

Tujuan kegiatan ini, lanjut Erza, adalah dengan adanya pendampingan diharapkan kegiatan tambahan TOGA bisa berjalan dengan baik.

“Setelah kegiatan ini, akan dilakukan monitoring oleh tim pelaksana untuk memastikan kegiatan tambahan posyandu melalui TOGA ini dapat berjalan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!