DKK dan Tim Kecamatan Kutasari Juara Lomba Cipta Menu B2SA

By: On: Dibaca: dibaca 100.29Rbx
DKK dan Tim Kecamatan Kutasari Juara Lomba Cipta Menu B2SA

DSC_0848

Tim Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga dan Kecamatan Kutasari juara Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal tingkat kabupaten Purbalingga. Lomba tersebut diselenggarakan dalam rangka Hari Pangan Sedunia. Sekaligus mendukung percepatan penganekaragaman konsumsi pangan  (P2KP).

“Ada dua kategori lomba yakni perwakilan PKK Kecamatan dan perwakilan organisasi wanita,” kata Kepala Badan Penyuluh Pertanian dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Lily Purwati, Rabu (21/10).

Kegiatannya, terang Lily, diadakan di dua tempat yakni untuk lomba cipta menu B2SA di Pendapa Dipokusumo serta Festival dan Pameran Produk Lokal di Alun Alun Purbalingga.

Tim DKK Purbalingga berhasil menyisihkan peserta lainnya yang berlomba di kategori DWP dan Gabungan rganisasi Wanita. Diposisi kedua adalah im DWP Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) dan juara tiga diraih DWP Badan Penyuluh Pertanian dan Ketahanan Pangan (BPPKP) Purbalingga.

Sedangkan pada kategori TP PKK Kecamatan, TP PKK Kecamatan Bukateja menjadi juara dua dan TP PKK Kecaamtan Padamara juara ketiga. Penyerahan hadiah lomba dilakukan oleh Asisten Pembangunan dan Kesra Susilo Utomo dan Kepala BPPKP Lily Purwati.

Susilo Utomo yang mewakili Pj Bupati mengaku pengembangan pangan lokal perlu terus dilakukan. Diantaranya melalui upaya meningkatkan mutu produk pangan dalam aspek nilai gizi, cita rasa, penampilan produk, keamanan pangan dan kemasanya. Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga perlu terus diupayakan khususnya dalam hal produksi dan pemasaran produk. Upaya lainnya perlu dilakukan kerjasama jejaring pemasaran dengan toko modern.

“Acara ini saya apresiasi sebagai sosialisasi atau kampanye difersifikasi pangan kepada masyarakat, Karena unsure penting dalam upaya menciptakan ketahanan pangan adalah diversifikasi berbasis bahan baku lokal,” katanya.

Hal lain yang perlu diupayakan adalah mengubah persepsi masyarakat bahwa makan adalah nasi. Jika belum makan nasi maka dia belum makan. Ini yang harus kita ubah,” jelasnya.

Usai membuka Lomba Cipta Menu B2SA di Pendopo Dipokusumo, Asisten Pembangunan dan Kesra kemudian meninjau kegiatan Festival dan Pameran Produk Lokal yang diikuti perwakilan kecamatan, UMKM dan beberapa peserta dari lembaga terkait lainnya.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!