by

Dinnaker: Industri di Purbalingga Tetap Buka

-Daerah, Update-dibaca 3.28Rb kali | Dibagikan 16 Kali

Dinas Tenaga Kerja (Dinnaker) Kabupaten Purbalingga belum memutuskan sektor industri diizinkan tetap buka atau tidak selama pemberlakuan program Jateng di Rumah Saja, yang digagas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

“Kami belum memutuskan diizinkan tetap buka atau tidak. Kami masih akan membahasnya lebih lanjut,” ungkap Kepala Dinnaker Kabupaten Purbalingga Edy Suryono, Jumat (5 Februari 2021).

Dia menyebutkan sektor industri stragetis merupakan unsur yang masuk pengecualian SE Gubernur. Sedangkan, seluruh sektor industri di Kabupaten Purbalingga merupakan sektor industri strategis. Sebab, jika berhenti akan berdampak besar bagi perekonomian di Kabupaten Purbalingga.

“Dalam Surat Edaran (SE) Gubernur tersebut sektor industri termasuk unsur yang terkait dengan sektor esensial, yang menjadi pengecualian SE tersebut. Jadi, sektor industri di Purbalingga pada Sabtu (6 Februari 2021) tetap buka. Karena di Kabupaten Purbalingga ada 23 perusahaan industri yang masih menerapkan enam hari kerja. Sehingga, hari Sabtu tetap masuk kerja.,” jelasnya.

Terpisah, Sekda Purbalingga Wahyu Kontardi melalui R Imam Wahyudi mengatakan, industri merupakan sektor yang dikecualikan dalam SE Gubernur. Jadi, masih diizinkan buka pada pemberlakuan Jateng di Rumah Saja, Sabtu (6 Februari 2021) dan Minggu (7 Februari 2021). Pasar Tradisional juga masih diperbolehkan buka. Namun, ada sejumlah pembatasan. Yakni jam operasional hanya diizinkan buka mulai pukul 01.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.

“Setelahnya dilakukan penyeprotan disinfektan, untuk steriisasi dari Covid-19,” tambahnya. Selain itu, sektor UMKM seperti Pedagang Kali Lima (PKL) juga hanya dihimbau untuk tidak operasional.

“Sifatnya hanya himbauan saja, tidak wajib. Takutnya, mereka sudah masak banyak tetapi tidak ada yang beli, karena masyarakat diwajibkan di rumah saja,” ujarnya. Sektor yang diwajibkan tutup menurutnya, adalah sektor wisata, pertokoan dan gedung olahraga.

Baca Juga:  Buka Diklat, Bupati Tasdi Sampaikan 7 Tugas Kepala Sekolah.

“Kita berusaha menselaraskan SE Gubernur dengan aturan-aturan yang ada, termasuk SE Bupati,” lanjutnya.

Dia juga meminta kepada masyarakat, untuk tetap mematuhi anjuran dari SE Gubernur tersebut, dengan hanya di rumah saja selama dua hari. Hal itu, dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit Covid-19 di Kabupaten Purbalingga, yang masih tinggi.

 

 

Comment

Berita Lainnya