by

Dinkes Kabupaten Purbalingga Telah Gunakan 2.750 VTM untuk Uji Sampel

-Daerah, Update-dibaca 5.87Rb kali | Dibagikan 21 Kali

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga telah menggunakan sebanyak 2.750 VTM (Viral Transport Medium) hingga bulan agustus lalu.

Kepala Dinkes Purbalingga, Hanung Wikantono, menjelaskan untuk pengadaan baru PCR (polymerase chain reaction) telah terpakai sebanyak 300 dari 500 VTM. Sedangkan, jika dihitung sejak awal pandemi, ada 2.450 dan total sampai Agustus 2.750 VTM yang digunakan.

“Kami gunakan untuk membantu uji swab menyebar di layanan kesehatan atau Rumah Sakit dan penggunaan yang dinilai perlu dan dilaksanakan secepatnya. Misalnya saat ada swab para pejabat dan unsur lainnya belum lama ini,” paparnya kepada siber lintas24.com, Selasa (01 September 2020).

Ia juga mengatakan, bahwa pihaknya telah menerima perintah untuk memeriksa atau uji swab sebanyak 20 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga di Pendopo Dipokusumo. Hanung mengakui jika belum semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama yang berfungsi sebagai pelayan masyarakat telah menjalani uji swab.

“Kami menunggu perintah Bupati sebagai penanggungjawab tim Gugus Tugas Percepatan penanganan  Covid-19. OPD lainnya atau secara khusus yang harus di-swab, belum bisa terpenuhi. Namun prinisipnya, kami tetap menekan dan memangkas habis perkembangan Corona itu,” tambahnya.

Hanung juga mengatakan, selain penanganan dengan jaga jarak, Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),  memakai masker, dan kesadaran masyarakat untuk peka terhadap lingkungan sangat dibutuhkan. Hal ini bertujuan untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

“Peran serta masyarakat untuk berani, tegas dalam mengawasi orang dari luar kota dan zona merah masuk ke lingkungan pemukiman, harus dikedepankan. Jangan sampai acuh dan akhirnya muncul klaster,” katanya.

Editor : Rizky Riawan Nursatria

Comment

Berita Lainnya