by

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siapkan Skema Penerapan Sekolah “New Normal” di Jawa Tengah

-Pendidikan, Update-dibaca 4.47Rb kali | Dibagikan 66 Kali

Skema kegiatan belajar mengajar siswa sekolah sesuai penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 sedang dikaji Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Jumeri mengatakan,  hal ini dilakukan agar kegiatan belajar siswa tetap dapat berjalan menuju penerapan aturan new normal atau normal baru di lingkungan pendidikan atau sekolah.

“Tanggal 12 Juni siswa dan orangtua akan menerima rapor sekaligus kita latihan implementasi sekolah new normal. Setelah itu baru masuk libur akhir semester,” tutur Jumeri saat kepada cyber media lintas24.com, Sabtu (30 Mei 2020)

Jumeri menjelaskan skema new normal di setiap sekolah akan diterapkan berbeda-beda sesuai dengan karakteristik masing-masing. Untuk itu, pihaknya masih mengkaji alternatif yang akan diterapkan, misalnya sistem shift atau pembagian hari terkait jadwal masuk anak-anak sekolah.

 

“Kondisi setiap sekolah kan berbeda-beda. Ada sekolah yang punya siswa banyak dan ada juga yang sedikit. Tergantung kemampuan sekolahnya. Apa mau sistem shift, atau selang-seling ganti hari nanti tergantung sekolahnya masing-masing” jelasnya.

Jumeri meminta setiap sekolah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan setempat agar mendapatkan formulasi yang tepat dalam menerapkan KBM menuju penerapan new normal.

“Kami juga mempertimbangkan siswa berangkat ke sekolah. Seperti ke sekolah dengan apa? Apakah kendaraan pribadi atau angkutan umum juga harus jadi penentuan opsi untuk mengurangi resiko penularan,” ujarnya.

Penerapan new normal di sekolah-sekolah di Jateng kemungkinan akan mulai diberlakukan Juli atau seusai libur tahun ajaran baru.

“Untuk new normal ini kita jalankan secara efektif mulai Juli atau habis libur tahun ajaran baru,” jelasnya

 

 

 

Comment

Berita Lainnya