Dikyasa Purbalingga Gelar Police Goes To Pesantren

By: On: Dibaca: dibaca 114.27Rbx
Dikyasa Purbalingga Gelar  Police Goes To Pesantren

22alantas-h82-pbg

Santri Juga Harus Taat Aturan Lalu Lintas

PURBALINGGA – Unit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purbalingga menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Mamba’ul Ihsan, Desa Karangpucung, Kecamatan Kertanegara dalam acara “Police Goes To Pesantren”, Jumat (22/1).

Kepala Unit Dikyasa, Inspektur Dua Kustono mengatakan, latar belakang kedatangan mereka, dikarenakan banyaknya angka kecelakaan dengan korban didominasi remaja. Karena itu, ia berharap para santri bisa tertib berlalu lintas dalam berkendara dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Banyak remaja yang memakai kendaraan bermotor tanpa memperhatikan aturan lalu lintas, apa lagi mereka yang berada di wilayah pinggiran. Misalnya, tidak menggunakan helm, bonceng bertiga, motoran sambil bermain handphon dan tidak memiliki SIM. Pelanggaran itu, menjadi faktor utama tingginya angka kecelakaan dengan korban remaja,” katanya.

Untuk diketahui, selama tahun 2015 terjadi 506 kecelakaan lalu lintas di hampir seluruh ruas jalan di Purbalingga, naik dibanding tahun sebelumnya yaitu 433 kejadian. Selama itu pula 97 orang menemui ajalnya di jalan raya akibat kecelakaan itu.

Materi tentang etika berlalu lintas juga dipaparkan oleh Brigadir Kepala Desi Mutiara Putri, Brigadir Teguh Riyanto dan Brigadir Rizky. Kegiatan diikuti oleh sekitar 200 santri.

Sementara itu, pengasuh Ponpes Mamba’ul Ihsan, Kiai Achmad Baedlowi sangat mengapresiasi kegiatan Satlantas Polres Purbalingga dalam memberikan etika berlalu lintas kepada para santri.

Dia berharap para santri di tempatnya bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan memberikan pengetahuan etika lalu lintas itu ke masyarakat lain, sehingga kecelakaan lalu lintas terutama yang dialami oleh remaja bisa dicegah

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!