Diduga Keracunan, Warga Desa Serayu Larangan Dilarikan Ke Rumah Sakit

By: On: Dibaca: dibaca 155.35Rbx
Diduga Keracunan, Warga Desa Serayu Larangan Dilarikan Ke Rumah Sakit

yoga

Kamis (9 Februari 2017) petang, diduga setelah memakan ayam bakar, 49 warga Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Purbalingga mengalami keracunan. Gejala yang dirasakan para korban hampir sama, yakni kepala pusing dan perut mual-mual. Beberapa diantaranya ada yang mengalami demam.

Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga Drg Hanung Wikantono mengungkapkan, pihaknya mengerahkan sekitar 10 ambulan untuk mengangkut para korban dari puskesmas Serayu Larangan ke Rumah Sakit Umum Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.

DSC_5534

“Para pasien yang keracunan terpaksa kami tampung di ruang aula, diatas meja, dan sebagian lagi di kursi ruang tunggu pasien. Namun, semua korban kami pastikan mendapat perawatan intensif. Mudah-mudahan tidak ada korban jiwa,” kata Hanung kepada lintas24.com

Hanung menambahkan, pasien korban keracunan terpaksa sebagian kami rujuk ke RSUD karena tempat di puskesmas sudah tidak mencukupi. Ruang rawat inap, hanya tersisa satu bed untuk pasien, semuanya sudah terisi pasien umum.

“Pihaknya sudah mengambil sampel berupa ayam bakar dan beberapa sisa makanan yang dikonsumsi korban dan diduga sebagai penyebab keracunan. Sampel ayam bakar dan sisa makanan itu akan dibawa ke laboratorium untuk memastikan penyebab keracunan nya,”ungkapnya.

Dugaan Penyebab Keracunan

Kepala Desa Serayu Larangan Krisno Yuwono mengungkapkan, warga yang menjadi korban keracunan setelah mengkonsumsi ayam bakar yang dijual oleh oleh salah satu warganya. Ayam itu dijajakan secara berkeliling desa, dan juga di tempat para pekerja plasma rambut.

“Kami belum tahu, bagaimana cara memasak ayam bakar. Apakah direbus dulu, atau dari ayam yang dipotong lalu langsung dibakar. Ayamnya ayam pedaging dan bentuknya kecil-kecil,” kata Krisno Yuwono.

Kaur Kesra Ahmad Yusuf menambahkan, para korban mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, dan lanjut usia. Mereka telah merasakan gejala pusing dan perut mual-mual sejak sore, untuk penanganan tindakan cepat dibawa ke Puskesmas Serayu Larangan dengan menggunakan  kendaraan bak terbuka

“Untuk tindakan cepat, terpaksa saya gunakan untuk mengangkut warga yang keracunan,” kata Ahmad Yusuf.

Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, SE, B.Econ yang ditemui ditempat kejadian mengungkapkan, seluruh korban yang diduga mengalami keracunan mendapat perawatan intensif dari tenaga medis Puskesmas Serayu Larangan, dan bantuan dari RSUD Goeteng Tarunadibrata.

“Seluruh pasien kami pastikan mendapat  perawatan dan semua biaya akan ditanggung Pemkab. Kami juga menetapkan kasus keracunan ini sebagai kejadian luar biasa,” kata Wabup Tiwi disela-sela membantu para korban keracunan di Puskesmas Serayu Larangan, Kamis (9/2) malam. (yoga tri cahyono)

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!