by

Diduga Kampanye di Masjid, Cabup Oji Dilaporkan Tim Hukum Tiwi-Dono ke Bawaslu Purbalingga

-Politik, Update-dibaca 11.67Rb kali | Dibagikan 49 Kali

Pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Purbalingga nomer urut dua, Dyah Hayuning Pratiwi-Sudono (Tiwi-Dono) melaporkan dugaan pelanggaran kampanye pasangan  nomer urut satu Muhammad Sulhan Fauzi-Zaini Makarim (Oji-Jeni) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Purbalingga. Pasalnya, Cabup Oji diduga melakukan kampanye saat pelaksanaan pengajian Ahad Pagi di Masjid Daais Salam Purwodadi Kelurahan Purbalingga Lor Kecamatan Purbalingga, Minggu (1 November 2020).

Sekretaris Tim Pemenangan Kampanye Tiwi-Dono, Karseno menuturkan, sesuai pasal 68 ayat (1) huruf j Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (PKPU RI) No. 4 Tahun 2017 Tentang Kampanye Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota mengatur kampanye dilarang menggugakan tempat ibadah dan tempat pendidikan

“Kampanye ini dilaksanakan di tempat ibadah Acara pengajian itu diikuti oleh sekira 500 orang tanpa memperhatikan protokol kesehatan. Cabup Oji hadir bersama tim yang mengenakan identitas Paslon Oji-Jeni. Oleh karena itu, kami melaporkan ke Bawaslu,” ungkap Karseno didampingi Tim Hukum Endang Yulianti, Happy Sunaryanto dan Herlinda, kepada media siber lintas24.com, usai melapor ke Bawaslu, Rabu (4 November 2020).

Karseno menjelaskan, pihaknya tidak mempersoalkan acara pengajian tersebut. Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kegiatan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Purbalingga yang dilaksanakan oleh Pengurus Pengajian Ahad Pagi yang diketuai oleh  Syarifudin.

“Pihaknya menyesalkan mengapa Bacabup Oji yang hadir dalam acara tersebut naik mimbar dan melakukan kampanye saat acara tersebut. Menurut keterangan dari saksi kami, dalam acara tersebut Bacabup Oji naik ke mimbar dan melakukan perkenalan diri serta mohon doa restu untuk maju sebagai Bacabup di Pilkada Purbalingga,” jelasnya.

Ia menuturkan, sebelumnya saksi dari Paslon Tiwi-Dono sehari sudah menyampaikan informasi kepada anggota Bawaslu Purbalingga terkait rencana kehadiran Bacabup Oji ke acara pengajian tersebut.Saksi kami juga meminta agar Bawaslu bersikap tegas dan tidak memperbolehkan Bacabup Oji untuk naik mimbar di acara pengajian itu.

“Namun,  pada kenyataannya keesokan harinya dalam pengajian ahad pagi Cabup Oji tetap naik ke mimbar dan memberikan sambutan perkenalan dirinya secara pribadi. Selain itu  menyampaikan juga bahwa dirinya adalah sebagai Cabup Purbalingga di Pilkada mendatang,” ungkapnya

Ia menambahkan, pada saat kegiatan pengajian itu berlangsung, Panwas Kecamatan Purbalingga menghadirinya. Tetapi, Panwas Kecamatan Purbalingga tidak melakukan pencegahan atau pun tidak melakukan tindakan apapun.

“Panwas yang berada di lokasi tidak melakukan pencegahan apalagi pelarangan peristiwa itu,” ungkapnya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Purbalingg Imam Nurhakim menerima laporan tersebut.

“Kami akan melakukan kajian dan rapat pleno terkait laporan tersebut,” ujar Imam Nurhakim.

Laporan ini, selain disampaikan ke Bawaslu Kabupaten, juga ditembuskan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP), Bawaslu Pusat dan Bawaslu Provinsi.

Comment

Berita Lainnya