Di Purbalingga, 152 Pengguna Narkoba Tertangkap Kurun Waktu DuaTahun

By: On: Dibaca: dibaca 84.40Rbx
Di Purbalingga, 152 Pengguna Narkoba Tertangkap Kurun Waktu DuaTahun

 

Cyber Media Lintas24.com. Data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga dalam rentang waktu 2015 hingga 2016, berhasil ditangkap 152 pengguna di Kabupaten Purbalingga. Namun, sejumlah pengguna tersebut bukan orang Purbalingga. Selama ini, Purbalingga hanya menjadi transit peredaran narkoba saja.

Hal itu, terungkap ketika peresmian Panti Rehabilitasi Narkoba Wanita Madrosah TQN Surlayala Sirnarasa Al Imam 1 Purbalingga, di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Minggu (3/12). Peresmian tersebut, dilakukan langsung oleh Bupati Purbalingga H Tasdi SH MM.

Kepala BNN Kabupaten Purbalingga Istantiyono mengatakan, saat ini masyarakat harus waspada dengan peredaran narkoba. Sebab, saat ini pengedar narkoba selalu mencari cara baru, untuk mengedarkan narkoba.

Kalangan masyarakat yang rentang terhadap peredaran narkoba, juga untuk waspada. “Semuanya harus waspada, kita tidak boleh lengah sedikitpun. Kita harus lebih perhatian dengan keluarga kita, agar tidak masuk ke dunia gelap narkoba,” ujarnya.

Pemrakarsa pendirian panti rehabilitasi tersebut, AKP Imam Sutiyono mengatakan, dasar didirikannya panti rehab tersebut karena saat ini peredaran narkotika di tanah air sudah sangat menghawatirkan. Peredaran sudah masuk ke wilayah pedesaan. Sehingga, perlu ditanggulangi.

Sementara itu, Bupati Purbalingga H Tasdi SH MM memberikan apresiasi terhadap langkah dari AKP Imam Sutiyono yang mendirikan panti rehab narkoba wanita tersebut. Sebab, disela-sela kesibukannya sebagai anggota Polisi, dia masih memiliki kepedulian terhadap para korban peredaran narkoba di Purbalingga.

Bupati juga berjanji akan membantu pendirian panti rehabilitasi tersebut. Termasuk, memberikan bantuan dalam pendirian bangunan panti rehab. Tahap awal, pihaknya memberikan bantuan pembuatan akta notaris untuk pendirian panti rehab tersebut. Secara simbolis akta notaris tersebut diberikan kepada pemrakarsa pendirian panti rehab narkoba wanita tersebut.(mahendra yudhi krisnha)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!