Di Pasar Tobong, Ditemukan Makanan Mengandung Pewarna Tekstil 

By: On: Dibaca: 7,280x
Di Pasar Tobong, Ditemukan Makanan Mengandung Pewarna Tekstil 

Dua jenis jajanan pasar mengandung pewarna tekstil ditemukan  dijuar di Pasar Tobong Kecamatan Kutasari. Kedua makanan tersebut mengandung  Rhodamin B atau pewarna tekstil berbahaya apabila dikonsumsi

“Ya, ada dua jajanan yakni mireng dan mie pedes (mides). Setelah diuji makanan yang positif mengandung pewarna tekstil,” kata Suyono Kasi Keamanan Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Purbalingga saat Monitoring Keamanan Pangan di Pasar Tobong, Senin (22 April 2019).

Suyono mengatakan, Tim Jejaring Keamanan Pangan Terpadu (JKPT) Kabupaten Purbalingga juga menguji beberapa makanan lain seperti bakso goreng (basreng), ikan tongkol. jipang, minuman kopyor dan angkelng juga diuji kandungan zat pewarnanya.

“Lainnya hasilnya aman, tidak mengandung bahan perwarna berbahaya,” katanya

Selanjutnya, Tim JKPT juga melakukan uji kandungan boraks terhadap 6 jenis makanan yang ditemukan di Pasar Tobong. “Dari mulai bakso, ebi, teri, peda dan bleng kami uji apakah mengandung borak atau tidak, yang positif hanya bleng cap Semar dari Solo,” imbuh Suyono.

Rijam selaku pejual mengaku tak tahu kalau makanan yang dijualnya tersebut mengandung pewarna tekstil. “Saya hanya kulak di Pasar Segamas,” ungkapnya.

Setelah menemukan adanya makanan berpewarna tekstil, tindakan yang dilakukan oleh tim JKPT sementara ini masih secara persuasif kepada penjual makanan tersebut. Selanjutnya, sample makanan yang terbukti mengandung Rhodamin B ini nantinya akan dilaporkan ke Dewan Ketahanan Pangan untuk nantinya ditindaklanjuti.

“Kita laporkan hasilnya sekaligus sosialisasi kepada pedagang yang ada di pasar untuk tidak  membeli dan menjual kembali makanan yang terbukti mengandung zat berbahaya tersebut,” jelas Suyono.

Ia juga mengimbau untuk masyarakat untuk mengecek tenggal kadaluarsa makanan yang akan dibeli. “Beberapa pedagang menaruh makanan yang hampir kadaluarsa di etalase depan agar cepat dibeli atau diambil  kembali oleh suppliernya. Jadi lebih teliti dalam membeli dan cek terlebih dahulu tanggal kadaluarsanya,” tambahnya.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!