by

Di Kabupaten Banyumas, Sekolah Tetap Daring

-Update-dibaca 3.57Rb kali | Dibagikan 21 Kali

Bupati Banyumas, Achmad Husein menyatakan, tahun ajaran baru 2020-2021 di Kabupaten Banyumas yang dimulai pada tanggal 13 Juli 2020 harus dilakukan secara dalam jaringan (daring) atau online.

“Pertimbangannya masih banyak Orang Tanpa Gejala (OTG ) di tengah masyarakat, kondisi ekonomi masyarakat atau orang tua siswa juga masih terpurut atau dalam keadaan susah,” tuturnya kepada media siber lintas24.com, Senin (13 Juli 2020).

Ia mengungkapkan, pihaknya telah melakukan rapat internal dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas dan video conference dengan Kepala Sekolah SD dan SMP Negeri di seluruh Kabupaten Banyumas. Hasilnya disepakati pembelajaran dilakukan secara daring atau online. Sekolah daring tersebut berlaku untuk Paud, SD dan SMP Negeri se-Kabupaten Banyumas. Sedangkan untuk SMA Negeri, sedang dilakukan koordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah, lantaran SMA berada dibawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Tidak boleh ada pelajaran tatap muka di dalam kelas, sampai dengan pengumunan selanjutnya. Iuran atau pungutan apapun tidak boleh termasuk seragam dan lain-lain. Bilama sudah ada yang terlanjut membayar harus dikembalikan kepada orang tua siswa,” katanya.

 

 

Comment

Berita Lainnya