by

Desa Mulai Kekurangan Air Bersih. BPBD Purbalingga Mulai Droping Air

-Daerah, Update-dibaca 5.95Rb kali | Dibagikan 21 Kali

Musim kemarau dan kekurangan air bersih mulai dirasakan desa-desa di kabupaten Purbalingga. Tercatat ada tiga desa yang mengajukan surat permohonan bantuan air bersih pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga. Ketiga desa itu yakni Desa Karanganyar, Desa Kaliori dan Desa Kedungbenda.

Kasi Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Purbalingga, Muhsoni menuturkan, distribusi air bersih kali ini masih terkendala belum adanya alat penampungan yang disediakan oleh desa.

“Alhamdulillah kemarin Selasa (1 September 2020). Kita perdana droping air bersih di Desa Karanganyar Dusun 1 berjalan dengan lancar,” katanya kepada media siber lintas24.com saat ditemui di kantornya, Rabu (2 September 2020).

Meskipun demikian lanjutnya, droping air bersih tetap bisa berjalan dengan baik dan telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

“Jadi saat tangki air datang, warga tidak berkerumun di kanan kiri ember, mereka menjauh setelah itu baru mereka mengambil dengan tetap menjaga jarak,” ujarnya.

Ia berharap ke depan desa-desa yang terdampak kekeringan untuk dapat menyediakan alat penampungan air. Penampungan air ini dapat mempercepat proses distribusi air bersih sekaligus sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan.

“Penampungan air bisa berupa toren maupun bisa menggunakan terpal untuk menampung air, sehingga memudahkan petugas dan juga masyarakat untuk proses pengambilan air,” terang Soni.

Menurutnya, kekeringan tahun ini tidak begitu parah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Karena masih ada sebagian sumur warga yang masih bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih.

“Harapan kita bersama tentunya ke depan cuaca tetap seperti ini artinya tidak terik sekali atau panas sekali dan beberapa hari ada hujan,” harapnya.

Soni menuturkan Dusun 1 Desa Karanganyar sudah terdistribusi sebanyak 15 ribu liter air atau 3 tangki. Distribusi air bersih dilanjutkan pada hari ini (2/9) di Dusun IV Desa Karanganyar sebanyak 4 tangki dan Desa Kaliori kurang lebih 6 tangki.

“Untuk Desa Kaliori selama ini 6 tangki, tapi mudah-mudahan ini kan kemaraunya masih permulaan jadi tidak sebanyak itu, sehingga anggaran yang sudah ada mudah-mudahan bisa mencukupi sampai berakhirnya musim kemarau,” katanya

Comment

Berita Lainnya