DBD di Kediri, 12 Orang Meninggal. Terbanyak di Jawa Timur

By: On: Dibaca: 6,542x
DBD di Kediri,  12 Orang Meninggal. Terbanyak di Jawa Timur

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri mencatat, sebanyak12 Orang Meninggal karena Demam Berdarah Dengue (DBD). Mayoritas korban meninggal karena DBD berusia di bawah 15 tahun

“Korban meninggal dunia ada 12 orang. Kalau jumlah penderita mulai Januari mencapai 271 orang, rangking satu se-Jatim,” ujar Adi

Adi menambahkan bahwa DBD bisa menyerang siapa saja. Namun sebagian besar pasien DBD yang ada di Kediri adalah anak-anak.Dengue shock syndrome (DSS) menjadi penyebab utama meninggalnya 12 pasien DBD di Kediri. Hal ini membuat nyawa pasien sulit diselamatkan karena kondisinya yang sudah parah saat dibawa ke rumah sakit dan puskesmas.

“Nyamuk ini berkembang biak di air bersih, sehingga pembersihan berbagai media yang bisa menampung air bersih harus dilakukan, misalnya di kamar mandi, kolam air, hingga tempat minum burung,” katanya.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat menekan seminimal mungkin penyebaran nyamuk demam berdarah, sehingga dapat menekan warga yang terkena penyakit demam berdarah.

“Ini kami evaluasi. Intinya ini siklus tiga tahunan, dan karena secara budaya psikologis, kasus tinggi masyarakat bergerak, waspada, begitu tahun berikutnya turun, pasti lupa PSN. Padahal, satu pekan sekali penting untuk mengecek ada jentik atau tidak, sehingga tahun kedua meningkat. Ini di Desember 2018 juga sudah mulai ada kenaikan, rumah sakit juga penuh,” tutupnya.

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!