by

Dandim 0304/Agam, Letkol Arh Yosip Brozti Dadi: Saya Akan Kawal Kasus Pengeroyok Anggotanya oleh Pengendara Motor Gede

-hukum, Update-dibaca 13.60Rb kali | Dibagikan 87 Kali

Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0304/Agam, Sumatera Barat, Letkol Arh Yosip Brozti Dadi menyatakan, pihaknya akan mengawal kasus pengeroyokan dua orang prajurit TNI di Kodim 0304/Agam, Serda Mistari dan Serda M Yusuf  oleh oknum anggota Harley-Davidson Owner Group (HOG) Siliwangi Bandung Chapter Indonesia yang diketuai oleh mantan Pangkostrad Letjen (Purn) Djamari Chaniago

” Saat ini, kasus tersebut sudah berada di tangan Polres Bukittinggi. Kita kawal hingga tuntas. Kita ingin kasus ini selesai secara tuntas. Saya mempercayakan kasus ini diselesaikan oleh pihak berwenang, yakni kepolisian,” ungkap Dandim 0304/Agam, Sumatera Barat, Letkol Arh Yosip Brozti Dadi, Rabu (4 November 2020).

Yosip menyebutkan, Polres Bukittinggi bahkan sudah menyerahkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan.

“Saya ikut saat penyerahan SPDP tersebut,” jelas Yosip.

Awalnya, kasus pengeroyokan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan, dan anggota HOG Siliwangi Bandung Chapter (SBC) tersebut meminta maaf secara terbuka. Namun, kasus tetap lanjut setelah korban Serda Mistari dan Serda M Yusuf melapor ke Polres Bukittinggi usai kejadian pada Jumat (30 Oktober 2020).

Setelah melapor, polisi bergerak cepat dengan menangkap dua orang oknum anggota Moge itu MS (49 ) dan B (18 ). Keduanya kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Selanjutnya, tersangka bertambah dua orang lagi, yakni HS (48) dan JAD (26).

Senin (2 November 2020) kemarin, Polres Bukittinggi kembali menangkap satu orang lagi dan menetapkan tersangka, yaitu TR (33), anggota klub motor gede asal Garut, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu mengatakan, polisi sangat serius menangani kasus tersebut. Apalagi kasus tersebut saat ini sudah menjadi sorotan nasional.

“Polisi sangat serius. Dalam mengungkap kasus, polisi bertindak cukup cepat. Setelah korban melapor, dalam hitungan jam polisi menangkap dua oknum anggota klub dan ditetapkan sebagai tersangka, yakni MS (49 ) dan B (18 ),” tegasnya.

Baca Juga:  Pengendara Motor Tak Bermasker di Banyumas Bakal Ditilang Polisi

Ia menegaskan, dalam beleid 170 KUHP dijelaskan, barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang.Sementara itu, pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

“Ancaman hukumannya 7 tahun. Mereka telah ditahan di Polres Bukittinggi,” katanya.

Comment

Berita Lainnya