Dalam UNBK, Siswa Tak Bisa Mencontek

By: On: Dibaca: dibaca 81.49Rbx
Dalam UNBK, Siswa Tak Bisa Mencontek

05

 

Peluang mencontek bagi para peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sangat kecil, walaupun peserta duduk berdampingan dan berbeda sessi ujian. Kesempatan untuk berdiskusi dan saling contek bagi peserta ujian menjadi sangat sempit.

Pasalnya, soal yang dikerjakan dipastikan berbeda antara peserta satu dengan yang lainya. Peserta akan kehilangan banyak waktu bila harus melihat soal di layar monitor di sebelahnya.

“Dalam UNBK, terdapat ribuan variasi soal sehingga akan sia-sia ketika siswa keluar ruangan dan ditanya oleh peserta yang akan masuk sessi berikutnya tentang soal yang keluar,”ungkap  Kepala SMP Negeri 2 Purbalingga Heru Prayitno,S.Pd.,M.Si kepada tabloid elemen, Rabu (8 Maret 2017).

Ia menjelaskan, nantinya SMP Negeri 2 Purbalingga akan menerapkan pembagian waktu UNBK dalam satu hari, yakni dibagi dalam tiga sessi waktu yakni jam 07.30 – 09.30 ; jam 10.30 – 12.30 dan sessi ketiga pukul 14.00 – 16.00. Karena terkendala jumlah komputer maka tidak mungkin semua siswa melaksanakan UNBK dalam satu waktu dan ruangan. Selama empat hari UNBK, siswa yang hari pertama masuk ujian sessi pagi maka pada hari kedua masuk siang dan hari ketiga masuk sessi sore dan seterusnya.

“Ini terobosan yang kami lakukan, dengan maksud agar memiliki kesempatan dan situasi yang sama dalam mengerjakan soal. Juga menghindarkan diri dari kemungkinan terjadinya kecurangan,”ungkap Heru

Heru menyakini, ini salah satu keunggulan UNBK. Namun demikian jika berbicara tentang kelemahannya, tetap ada. Yakni soal yang menyertakan gambar dan terdapat hitungan, karena tampilan di layar monitor itu tidak bisa diberi coret-coretan maka dibutuhkan waktu khusus bagi siswa untuk memindahkan / menyalin gambar dari layar ke kertas agar bisa dibuat coret-coretan untuk mendapatkan jawaban yang tepat.

“Dan itu berarti kehilangan momentum waktu. Demikian juga untuk peserta ujian / siswa yang belum pernah menggunakan komputer maka tentu akan menimbulkan beban psikologis yang berdampak pada akurasi jawaban,”ungkapnya.

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!